Wednesday, April 22, 2026

Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan) 

Pahlawan Penggerakan Pendidikan


Foto Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan)


A. Profil Siti Walidah

Saya titipkan Muhammadiyah dan Aisyiyah kepadamu sebagaimana almarhum Kiai Haji Ahmad Dahlan menitipkannya. Menitipkan, berarti melanjutkan perjuangan umat Islam Indonesia ke arah perbaikan hidup bangsa Indonesia yang berdasarkan cita-cita luhur mencapai kemerdekaan.”

    Itulah pesan-pesan yang diucapkan Siti Walidah tak lama sebelum wafat Siti Walidah meninggal pada 31 Mei 1946 dan dimakamkan di belakang Masjid Gedhe Kauman,

    Siti Walidah (1872–1946), atau lebih dikenal sebagai Nyai Ahmad Dahlan, adalah pahlawan nasional Indonesia dan tokoh emansipasi perempuan perintis pendidikan Islam. Istri dari pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, ini mendirikan organisasi perempuan 'Aisyiyah pada 1917 untuk memberdayakan perempuan melalui pendidikan, pengajian, dan keterampilan sosial di Yogyakarta.

    Siti Walidah dilahirkan pada tahun 1872 di Kauman, Yogyakarta. Ia adalah putri dari seorang ulama dan bangsawan dari Kesultanan Yogyakarta bernama Kyai Haji Muhammad Fadli. Lingkungan tempat tinggal dari Siti Walidah dihuni oleh para tokoh agama dari keraton. Dia bersekolah di rumah, diajarkan berbagai aspek tentang Islam, termasuk bahasa Arab dan Al-Qur'an. Dia membaca Al-Qur'an dalam naskah Jawi.

    Siti Walidah menikah dengan sepupunya yakni Ahmad Dahlan. Saat Ahmad Dahlan sedang sibuk-sibuknya mengembangkan Muhammadiyah saat itu, Siti Walidah mengikuti suaminya dalam perjalanannya. Namun, karena beberapa dari pandangan Ahmad Dahlan tentang Islam dianggap radikal, pasangan ini kerap kali menerima ancaman. Misalnya, sebelum perjalanan yang dijadwalkan ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur mereka menerima ancaman pembunuhan dari kaum konservatif di sana


Sejarah Berdiri Aisyiyah dan Kiprah Siti Walidah

    Setelah Muhammadiyah berdiri, Ahmad Dahlan juga memberikan perhatian khusus pada kemajuan perempuan. Kepiawaian Siti Walidah  dalam berorganisasi dirintisnya dalam kelompok pengajian wanita dengan nama Sopo Tresno pada 1914. Dalam pengajian itu, diterangkan ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis yang membahas hak dan kewajiban perempuan. Perempuan diharapkan dapat mengetahui dan menerapkan kewajibannya sebagai manusia, istri, dan hamba Allah. Dengan mengajarkan membaca dan menulis melalui Sopo Tresno, pasangan ini memperlambat kristenisasi di Jawa melalui sekolah yang didukung oleh pemerintah Hindia Belanda.

    Bersama suami dan beberapa pemimpin Muhammadiyah lainnya, Siti Walidah membahas peresmian Sopo Tresno sebagai kelompok perempuan. Menolak proposal pertama, Fatimah, mereka memutuskan mengganti nama menjadi Aisyiyah, berasal dari nama istri Nabi Muhammad, yakni Aisyah. Kelompok baru ini, diresmikan pada tanggal 22 April 1917, dengan Siti Walidah sebagai ketuanya. Lima tahun kemudian organisasi ini menjadi bagian dari Muhammadiyah.

    Selanjutnya pada tanggal 5 Januari 1922 Aisyiyah resmi menjadi bagian dari Muhammadiyah. Organisasi yang semakin sistematis itu kemudian mengembangan berbagai program pembinaan dan pendidikan wanita. Melalui Aisyiyah, Siti Walidah mendirikan sekolah-sekolah putri dan asrama, serta keaksaraan dan program pendidikan Islam bagi perempuan. Kemudian pada tahun 1922, ia mendirikan mushola Aisyiyah pertama yang digunakan untuk sholat berjamaah para perempuan. Mushola ini juga memfasilitasi jemaahnya untuk belajar membaca, berdoa, dan sholat dengan fasih serta memberikan pengetahuan seputar keagamaan. Dia juga berkhotbah menentang kawin paksa. Dia juga mengunjungi cabang-cabang di seluruh Jawa. Berbeda dengan tradisi masyarakat Jawa yang patriarki,





Tokoh Nasional dan Muhammadiyah Ki Bagus Hadi Kusumo




A. Profil Ki Bagus Hadikusuma

    Lahir dengan nama Raden Hidajat di Kampung Kauman, Yogyakarta pada 24 November 1890 (dalam penanggalan Hijriah: Senin, 11 Rabiul Akhir 1308) di pagi hari. Ia merupakan anak ketiga dari lima bersaudara. Ayahnya, Raden Haji Lurah Hasjim adalah seorang abdi dalem di Keraton Yogyakarta. Ia putra ketiga dari lima bersaudara Raden Haji Lurah Hasyim, seorang abdi dalem putihan agama Islam di Kraton Yogyakarta. 

    Seperti umumnya keluarga santri, Ki Bagus mulai memperoleh pendidikan agama dari orang tuanya dan beberapa Kiai di Kauman. Ki Bagus belajar di Pesantren Wonokromo, Yogyakarta. Di Pesantren ini ia banyak mengkaji kitab-kitab fiqh dan tasawuf. Dalam usia 20 tahun Ki Bagus menikah dengan Siti Fatmah (putri Raden Haji Suhud) dan memperoleh enam anak. Salah seorang di antaranya ialah Djarnawi Hadikusumo, yang kemudian menjadi tokoh Muhammadiyah dan pernah menjadi orang nomor satu di Parmusi

    Ki Raden Bagus Hadikusumo (Ejaan Lama: Bagoes Hadikoesoemo) (24 November 1890 – 4 November 1954) adalah seorang pemuka agama dan politikus berkebangsaan Indonesia yang dikenal sebagai salah satu anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Di dunia politik, ia merupakan pendiri Partai Islam Indonesia (PII) pada 1938 dan Partai Masyumi di Yogyakarta pada 1943.


B. Karya dan Kiprah Ki Bagus Hadikusuma

  1. Ki Bagus aktif membuat karya tulis, antara lain:
  2. Islam Sebagai Dasar Negara dan Achlaq Pemimpin,
  3. Risalah Katresnan Djati (1935),
  4. Poestaka Hadi (1936), Poestaka Islam (1940),
  5. Poestaka Ichsan (1941), dan
  6. Poestaka Iman (1954).

    Beliau mendapat pendidikan sekolah rakyat (sekarang SD) dan pendidikan agama di pondok pesantren tradisional Wonokromo Yogyakarta. Kemahirannya dalam sastra Jawa, Melayu, dan Belanda didapat dari seorang yang bernama Ngabehi Sasrasoeganda, dan Ki Bagus juga belajar bahasa Inggris dari seorang tokoh Ahmadiyyah yang bernama Mirza Wali Ahmad Baig.

    Selanjutnya Ki Bagus pernah menjadi Ketua Majelis Tabligh (1922), Ketua Majelis Tarjih, anggota Komisi MPM Hoofdbestuur Muhammadijah (1926), dan Ketua PP Muhammadiyah (1942-1953). Ia sempat pula aktif mendirikan perkumpulan sandiwara dengan nama Setambul. Selain itu, bersama kawan-kawannya ia mendirikan klub bernama Kauman Voetbal Club (KVC), yang kelak dikenal dengan nama Persatuan Sepak Bola Hizbul Wathan (PSHW).

    Pada tahun 1937, Ki Bagus diajak oleh Mas Mansoer untuk menjadi Wakil Ketua PP Muhammadiyah. Pada tahun 1942, ketika KH Mas Mansoer dipaksa Jepang untuk menjadi ketua Putera (Pusat Tenaga Rakyat), Ki Bagus menggantikan posisi ketua umum Muhammadiyah yang ditinggalkannya.[4] Posisi ini dijabat hingga tahun 1953. Semasa menjadi pemimpin Muhammadiyah, ia termasuk dalam anggota BPUPKI dan PPKI. Ia pernah berdebat sengit terkait dasar negara terutama terkait Piagam Jakarta.


Saturday, February 7, 2026

Teka Teki Silang Agama Islam dan Jawabannya

 Teka Teki Silang Agama Islam

(menambah wawasan terkait agama Islam)



Teka-teki silang adalah salah satu jenis permainan pikiran yang menarik dan menyenangkan. Butuh pikiran logis dan kreatif untuk menjawab setiap pertanyaan ini. Teka-teki silang pertanyaan dan jawaban adalah permainan yang tepat jika Anda ingin menantang kemampuan otak Anda.

Terdapat TTS (Teka Teki Silang) dengan tema Agama Islam secara umum. Diharapkan dengan TTS tersebut dapat menambah wawasan kita terkait Agama Islam secara umum. 

Nah, berikut adalah kumpulan teka-teki agama Islam beserta jawabannya. Ada yang mudah, ada yang sulit, dan ada juga jawabannya menjebak sesuai tingkat kesulitan yang berbeda-beda. 


TTS Iman Kepada Allah


TTS Iman Kepada Hari Akhir


KUNCI JAWABAN DAN TTS TERBARU AKAN DI UPDATE SELANJUTNYA
Silahkan tinggalkan komenjika ada sesuatu yang ditanyakan. 







Tuesday, November 25, 2025

KASIH SAYANG KEPADA SESAMA

 

KASIH SAYANG KEPADA SESAMA



Dalil Aqli dan Naqli Kasih Sayang Kepada Sesama

DALIL NAQLI

Dalil sifat kasih sayang kepada sesama bersumber dari Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad SAW, yang menekankan pentingnya kasih sayang tidak hanya kepada sesama muslim, tetapi juga kepada seluruh makhluk Allah. Beberapa dalil utama adalah:

Hadis: "Sayangilah yang ada di bumi, niscaya yang di langit akan menyayangi kalian" (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Hadis: "Tidak sempurna keimanan seseorang sampai ia mampu mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri" (HR. Bukhari).

Hadis: "Siapa yang tidak menyayangi, maka ia tidak akan disayangi" (HR. Bukhari dan Muslim). 

Dalil Naqli terkait kasih saying kepada sesame Al Quran Surat Al Balad ayat 17 :

 

ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِ ۗ

 

artinya "Kemudian dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang". 

Tafsir Singkat: Ayat ini menekankan pentingnya landasan iman dalam setiap perbuatan baik, termasuk kegiatan sosial. Seseorang tidak cukup hanya melakukan amal saleh, tetapi juga harus meyakininya dan memiliki keimanan yang kuat. Selain itu, ayat ini juga mengajarkan pentingnya sikap saling menasihati dalam menghadapi ujian hidup dengan sabar dan saling menyayangi antar sesama manusia.

Ayat ini menjelaskan golongan orang yang berhasil menempuh jalan yang sulit, yaitu mereka yang tidak hanya beriman tetapi juga saling menasihati untuk bersabar dalam ketaatan dan menjauhi maksiat, serta saling menyayangi satu sama lain. 

 

Perilaku Kasih Sayang Kepada Sesama

Kasih Sayang Kepada Keluarga

Kasih sayang kepada keluarga dapat ditunjukkan dengan menghabiskan waktu berkualitas bersama seperti makan atau liburan bersama, berkomunikasi secara terbuka dan sering mendengarkan cerita satu sama lain, serta memberikan bantuan praktis seperti membantu pekerjaan rumah atau memberikan hadiah kecil. 

Cara menunjukkan kasih sayang kepada keluarga

  • Luangkan waktu bersama: Seringlah menghabiskan waktu berkualitas, seperti makan malam bersama, menonton film, atau berlibur.
  • Berkomunikasi secara terbuka: Dengarkan cerita anggota keluarga dengan penuh perhatian, serta hindari perdebatan yang tidak perlu.
  • Tunjukkan dukungan secara fisik dan emosional: Bantu pekerjaan rumah tangga, berikan hadiah sederhana sebagai tanda perhatian, atau sekadar sering mengunjungi dan berkomunikasi.
  • Hargai perbedaan generasi: Pahami bahwa setiap anggota keluarga memiliki sudut pandang yang mungkin berbeda dan cobalah untuk tidak mudah terbawa emosi saat berdiskusi.

 

Kasih Sayang Kepada Orang Yang Lebih Tua

Kasih sayang kepada orang yang lebih tua dapat diwujudkan melalui sikap hormat, seperti berbicara dengan sopan, mendengarkan dengan penuh perhatian, dan membantu mereka dalam kesulitan. Tindakan konkret seperti membantu pekerjaan rumah, memberikan tempat duduk, serta mendoakan mereka adalah cara-cara untuk menunjukkan kasih sayang tersebut.

Sikap dan perilaku

  • Berbicara dengan sopan: Gunakan nada suara yang lembut, hindari memotong pembicaraan, dan gunakan bahasa yang santun.
  • Mendengarkan dengan penuh perhatian: Berikan perhatian penuh saat mereka berbicara dan dengarkan nasihat serta arahan mereka.
  • Menunjukkan rasa hormat: Memberikan tempat duduk, membungkuk saat berjalan di depan, dan menundukkan kepala saat bertanya adalah contoh sikap hormat.

 

Kasih Sayang Kepada Yang Lebih Muda

Kasih sayang kepada orang yang lebih muda berarti menyayangi mereka dengan tulus, membimbing ke arah kebaikan, menghargai pendapatnya, dan bersikap lemah lembut, bukan menindas atau sok berkuasa. Ini juga mencakup memberikan nasihat bijak, membantu saat kesulitan, memberikan dukungan emosional, serta menjadi teladan yang baik melalui tindakan nyata.

Cara menunjukkan kasih sayang

  • Bimbingan dan nasihat: Berikan arahan dan bimbingan yang baik, terutama dalam hal kebaikan dan kebajikan.
  • Sikap lemah lembut: Hindari sikap kasar, menindas, atau merasa lebih tinggi. Bersikaplah lemah lembut, sabar, dan tidak suka melarang sesuatu yang tidak dilarang oleh agama.
  • Menghargai pendapat: Dengarkan dan hargai pendapat mereka, serta jangan ragu untuk menghabiskan waktu bersama untuk mempererat hubungan.
  • Memberikan dukungan: Tunjukkan dukungan emosional, dan bantu mereka saat mengalami kesulitan.
  • Menjadi contoh: Jadilah contoh yang baik melalui perbuatan Anda

 

Kasih Sayang Kepada Lingkungan Sekitar

Kasih sayang kepada lingkungan sekitar ditunjukkan melalui tindakan menjaga kebersihan, menghemat sumber daya, menanam pohon, dan mengurangi sampah. Hal ini dapat dilakukan dengan cara sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menghemat energi, menggunakan produk daur ulang, serta ikut serta dalam kegiatan kerja bakti.

 

Hikmah Kasih Sayang Kepada Sesama

Hikmah kasih sayang kepada sesama adalah menciptakan masyarakat yang harmonis, kokoh, dan aman, serta mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Tuhan.

  • Menciptakan keharmonisan sosial: Kasih sayang mendorong rasa kebersamaan, saling menghormati, dan menciptakan efek domino kebaikan di masyarakat.
  • Membangun masyarakat yang kokoh dan aman: Saling menolong dan bahu-membahu membuat masyarakat lebih kuat dan aman.
  • Mendekatkan diri kepada Tuhan: Menjaga hubungan baik dan menebar kasih sayang merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendapatkan ridha-Nya.
  • Mendapat rahmat dan kasih sayang Allah: Orang yang menyayangi sesama akan disayangi pula oleh Allah SWT




Tuesday, April 23, 2024

Organisasi Otonom Muhammadiyah



 

MATERI 1 

Organisasi Otonom Muhammadiyah

Organisasi otonom Muhammadiyah terdiri dari 7 bagian, yakni Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Hizbul Wathan, Tapak Suci, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Berikut ini penjelasan singkatnya :


1. Aisyiyah

Mentutip buku Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Demak karya Dian Nafi, dkk (2022), Aisyiyah merupakan oganisasi otonom wanita Muhammadiyah yang didirikan di Yogyakarta pada 19 Mei 1917. Pencetusnya yakni Nyai Ahmad Dahlan, istri dari pendiri organisasi Muhammadiyah.

Tugas dan peran Aisyiyah cukup banyak, yaitu membimbing kaum wanita ke arah kesadaran beragama dan berorganisasi, menghimpun anggota-anggota Muhammadiyah wanita, dan menyalurkan serta menggembirakan amalan-amalannya.


2. Pemuda Muhammadiyah

Pencetusan organisasi Pemuda Muhammadiyah bermula dari keputusan kongres 21 di Makasar pada tahun 1922. Kemudian, pada tahun 1968 barulah organisasi ini diberikan otonom penuh. Tugasnya yaitu menanamkan kesadaran dan pentingnya peranan putra-putri Muhammadiyah sebagai pelangsung gerakan Muhammadiyah.


3. Naisyiatul Aisyiyah

Logo Naisyiatul Aisyiyah

Naisyiatul Aisyiyah adalah organisasi otonom yang menjadi gerakan putri Islam. Organisasi ini bergerak di bidang keagamaan, kemasyarakatan dan keputrian. Tujuannya yaitu untuk menanamkan rasa persatuan, memperbaiki akhlak, serta memperdalam agama para kader Muhammadiyah.


4. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

Logo IMM

Menjelang muktamar Muhammadiyah di Jakarta pada tahun 1962, mahasiswa-mahasiswa perguruan tinggi Muhammadiyah mengadakan kongres di Yogyakarta. Kongres tersebut membentuk organisasi khusus yang bernama IMM. Sesuai dengan namanya, organisasi ini bertujuan menjadi wadah yang tepat bagi kader mahasiswa Muhammadiyah.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah gerakan mahasiswa Islam dan salah satu organisasi otonom Muhammadiyah yang lahir di Yogyakarta pada 14 Maret 1964 M atau 29 Syawal 1384 H. IMM bertujuan untuk mengusahakan terbentuknya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah, yakni menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.[1]Menurut Prof. Soegarda Poerbakawatja (1976), IMM adalah suatu perkumpulan mahasiswa yang bernaung di bawah perkumpulan sosial Muhammadiyah.

Berdirinya IMM tidak dapat terlepas dari peristiwa Muktamar Muhammadiyah Ke-25 (Congres Moehammadijah Seperempat Abad) pada tahun 1936 di Batavia (Jakarta) yang mewacanakan untuk menghimpun mahasiswa dan mendirikan perguruan tinggi Muhammadiyah. Selama masa Hindia Belanda hingga pasca kemerdekaan Indonesia, kalangan pelajar sekolah tinggi yang berlatarbelakang Muhammadiyah bergabung dengan organisasi otonom yang telah lebih dahulu berdiri seperti Nasyiatul Aisyiah dan Pemuda Muhammadiyah.


5. Tapak Suci

Logo Tapak Suci


Tapak Suci Putera Muhammadiyah, atau disingkat Tapak Suci, adalah sebuah aliran, perguruan, dan organisasi pencak silat yang merupakan anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Tapak Suci termasuk dalam 10 perguruan historis IPSI, yaitu perguruan yang menunjang tumbuh dan berkembangnya IPSI sebagai organisasi. Tapak Suci berasas Islam, bersumber pada Al Qur'an dan As-Sunnah, berjiwa persaudaraan, berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi otonom yang ke-11.

Tapak suci merupakan organisasi otonom yang beranggotakan pesilat-pesilat di lingkungan Muhammadiyah. Organisasi ini didirikan pada tanggal 10 Rabiul Awwal 1383 H atau bertepatan dengan 13 Juli 1963. Tujuan organisasi ini adalah untuk mendidik dan membina para pesilat agar memiliki keterampilan pencak silat, memelihara kemurnian pencak silat sebagai seni bela diri Indonesia yang sesuai dan tidak menyimpang dari ajaran Islam, serta mendidik dan membina anggota untuk menjadi kader Muhammadiyah.


6. Hizbul Wathan

Logo HW

Hizbul Wathon dirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada tahun 1918. Pelopor berdirinya antara lain Siraj Dahlan dan Sarbini. Namun berdasarkan SK presiden RI No.238/1961, tertanggal 20 Mei 1961, Hizbul Wathan ditiadakan dan disatukan ke dalam gerakan pramuka. dan dibangkitkan kembali oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan SK Nomor 92/SK-PP/VI-B/1.b/1999 tanggal 10 Sya'ban 1420 H (18 November 1999 M) dan dipertegas dengan SK Nomor 10/Kep/I.O/B/2003 tanggal 1 Dzulhijjah 1423 H (2 Februari 2003). HW didirikan untuk menyiapkan dan membina anak, remaja, dan pemuda yang memiliki aqidah, mental dan fisik, berilmu dan berteknologi serta berakhlak karimah dengan tujuan terwujudnya pribadi muslim yang sebenar-benarnya dan siap menjadi kader persyarikatan, umat, dan bangsa.

Sifat HW
HW adalah sistem pendidikan untuk anak, remaja, dan pemuda di luar lingkungan keluarga dan sekolah
  1. bersifat nasional, artinya ruang lingkup usaha HW meliputi seluruh wilayah Negara Kesatuan Repulik Indonesia.
  2. bersifat terbuka, artinya keanggotaan HW terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, tanpa membedakan gender, usia, profesi, atau latar belakang pendidikan. Penggolongan keanggotaan HW menurut usia hanyalah untuk membedakan status sebagai peserta didik atau anggota dewasa (pembina)
  3. bersifat sukarela, artinya dasar seseorang menjadi anggota HW adalah suka dan rela, tanpa paksaan atau tekanan orang lain.
  4. tidak berorientasi pada partai politik, artinya secara organisatoris HW tidak berafiliasi kepada salah satu partai politik dan HW tidak melakukan aktivitas politik praktis. Induk organisasi HW adalah Persyarikatan Muhammadiyah.


6. Ikatan Pelajar Muhammadiyah

Logo IPM

Muhammadiyah membentuk organisasi khusus pelajar dengan nama IPM. Pada tanggal 18-20 Juli 1961 diadakan Konferensi Pemuda Muhammadiyah di Surakarta yang kemudian mendeklarasikan IPM dengan Ketua Herman Helmi Farid Ma’ruf dan Sekretarisnya Muhammad Hisyam Farid.
IPM berasaskan Islam namun sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dasar negara Indonesia. IPM memilki maksud dan tujuan:
Terbentuknya pelajar muslim yang berilmu, berakhlaq mulia, dan terampil dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi ajaran Islam, sehingga terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
kelahiran IPM mempunyai dua nilai strategis. Pertama, IPM sebagai aksentuator gerakan dakwah amar ma'ruf nahi munkar di kalangan pelajar. Kedua, IPM sebagai lembaga kaderisasi Muhammadiyah yang dapat membawa misi Muhammadiyah pada masa mendatang.


Thursday, March 14, 2024

Mengenal 7 Organisasi Otonom Muhammadiyah




Mengenal 7 Organisasi Otonom Muhammadiyah beserta Tugasnya Masing-Masing


Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan. Organisasi ini memiliki kontribusi besar dalam bidang pendidikan, filantropi, dan kesehatan.

Mengutip buku Dua Menyemai Damai susunan Muhammad Najib Asca (2021), aktivitas dan peran Muhammadiyah sebagai organisasi Islam sangat kompleks, yakni mencakup resolusi konflik dan perdamaian, advokasi HAM, kebencanaan, reformasi tata kelola SDA, filantropi dengan paradigma baru, dan lain-lain.

Sejak didirikan pada tahun 1912, persyarikatan Muhammadiyah telah berkomitmen untuk menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam. Muhammadiyah juga melaksanakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan tadjid.

Dalam aktivitasnya, Muhammadiyah membawahi 7 organisasi otonom. Apa saja? Simak ragamnya dalam artikel berikut ini.

Organisasi Otonom Muhammadiyah

Organisasi otonom Muhammadiyah terdiri dari 7 bagian, yakni Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Hizbul Wathan, Tapak Suci, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

KH. Ahmad Dahlan. Foto: Arsip Muhammadiyahzoom-in-white

Perbesar

KH. Ahmad Dahlan. Foto: Arsip Muhammadiyah

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut penjelasan tentang organisasi otonom Muhammadiyah selengkapnya yang bisa Anda simak:


1. Aisyiyah

Mengutip buku Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Demak karya Dian Nafi, dkk (2022), Aisyiyah merupakan oganisasi otonom wanita Muhammadiyah yang didirikan di Yogyakarta pada 19 Mei 1917. Pencetusnya yakni Nyai Ahmad Dahlan, istri dari pendiri organisasi Muhammadiyah.

Tugas dan peran Aisyiyah cukup banyak, yaitu membimbing kaum wanita ke arah kesadaran beragama dan berorganisasi, menghimpun anggota-anggota Muhammadiyah wanita, dan menyalurkan serta menggembirakan amalan-amalannya.

2. Pemuda Muhammadiyah

Pencetusan organisasi Pemuda Muhammadiyah bermula dari keputusan kongres 21 di Makasar pada tahun 1922. Kemudian, pada tahun 1968 barulah organisasi ini diberikan otonom penuh. Tugasnya yaitu menanamkan kesadaran dan pentingnya peranan putra-putri Muhammadiyah sebagai pelangsung gerakan Muhammadiyah.

3. Naisyiatul Aisyiyah

Naisyiatul Aisyiyah adalah organisasi otonom yang menjadi gerakan putri Islam. Organisasi ini bergerak di bidang keagamaan, kemasyarakatan dan keputrian. Tujuannya yaitu untuk menanamkan rasa persatuan, memperbaiki akhlak, serta memperdalam agama para kader Muhammadiyah.

4. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

Menjelang muktamar Muhammadiyah di Jakarta pada tahun 1962, mahasiswa-mahasiswa perguruan tinggi Muhammadiyah mengadakan kongres di Yogyakarta. Kongres tersebut membentuk organisasi khusus yang bernama IMM. Sesuai dengan namanya, organisasi ini bertujuan menjadi wadah yang tepat bagi kader mahasiswa Muhammadiyah.

5. Tapak Suci

Tapak suci merupakan organisasi otonom yang beranggotakan pesilat-pesilat di lingkungan Muhammadiyah. Organisasi ini didirikan pada tanggal 10 Rabiul Awwal 1383 H atau bertepatan dengan 13 Juli 1963.

6. Hizbul Wathan

Hizbul Wathon dirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada tahun 1918. Pelopor berdirinya antara lain Siraj Dahlan dan Sarbini. Namun berdasarkan SK presiden RI No.238/1961, tertanggal 20 Mei 1961, Hizbul Wathan ditiadakan dan disatukan ke dalam gerakan pramuka.

7. Ikatan Pelajar Muhammadiyah

Muhammadiyah membentuk organisasi khusus pelajar dengan nama IPM. Pada tanggal 18-20 Juli 1961 diadakan Konferensi Pemuda Muhammadiyah di Surakarta yang kemudian mendeklarasikan IPM dengan Ketua Herman Helmi Farid Ma’ruf dan Sekretarisnya Muhammad Hisyam Farid.




 

Wednesday, March 13, 2024

PERILAKU JUJUR DAN ADIL

 



MATERI 1


A. Jujur

1. Pengertian Jujur

Jujur adalah sikap yang dimiliki seseorang yang senantiasa berpijak pada kebenaran, terhindar dari indikasi kemunafikan, kepalsuan, rekayasa, basa-basi, kepura-puraan, dan perbuatan manipulatif.

Allah memerintahkan hamba-Nya agar senantiasa berkata dan bersikap jujur kapan saja dan dimana saja seperti yang diperintahkan dalam Q.S. Al-Ahzab : 70.

 

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar” (al ahzab ayat 70)

 

2. Klasifikasi Jujur

a. Jujur dalam perkataan

Sikap seseorang yang selalu berkata benar, tidak mengurangi, tidak menambah, terhindar dari sifat munafik dan manipulatif.

b. Jujur dalam perbuatan

Sikap seseorang yang selalu sesuai antara perkataan dan perbuatan.

3. Hikmah Berperilaku Jujur

  • Bernilai ibadah
  • Mendatangkan pahala
  • Memberikan ketenangan batin
  • Memiliki keberanian yang tinggi
  • Mendapat kepercayaan besar
  • Menegakkan norma dan sendi-sendi kebaikan dalam kehidupan
  • Memperkokoh proses berbangsa dna bernegara

4. Implementasi Perilaku Jujur

  Di Sekolah

Tidak menyontek ketika ujian, membayarkan SPP dengan teratur dll

▪ Di Rumah

Berkata jujur ketika ingin keluar rumah, menepati janji jika berjanji dengan orang tua dll

▪ Di Masyarakat

Berkata jujur dan tidak berdusta ketiak berkomunikasi

 

B. Perilaku Adil

1. Pengertian Jujur

Adil secara bahasa artinya sama dan seimbang. Adil dalam arti sama yaitu membagi sama banyak, memberikan hak yang sama kepada orang atau kelompok sesuai dengan kesamaan keahliannya. Misal; memberikan gaji yang sama kepada karyawan yang mempunyai keahlian dan tanggungjawab yang sama. Adil dalam arti seimbang adalah memberikan hak yang seimbang dengan kewajiban yang diberikan, atau memberikan sesuai dengan tingkat kebutuhan. Misal; orang tua memberikan uang saku kepada anaknya sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

2. Klasifikasi Adil

  • Adil kepada Allah swt.
  • Adil terhadap diri sendiri
  • Adil terhadap keluarga
  • Adil terhadap orang lain
  • Adil kepada makhluk hidup lain (hewan dan tumbuhan) dan lingkungan

3. Hikmah Perilaku Adil

  • Menjadi pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt.
  • Disegani dan dipercaya oleh masyarakat
  • Menciptakan keamanan, ketentraman, dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat
  • Mempererat tali persaudaraan dan persatuan

4. Implementasi Perilaku Adil

  • Adil dalam mendamaikan perselisihan, Mendamaikan perselisihan dengan sikap adil, tidak memihak ke salah satu orang
  • Adil dalam berkata, Berkata benar dan sesuai dengan realita yang ada
  • Adil walupun terhadap musuh, Memberikan ruang berbicara kepada musuh (lawan), mengakui kelebihan lawan.


MATERI 2

Contoh Sikap Jujur yang Perlu Diterapkan Dalam Keseharian, Ini Manfaatnya

  1. Mengakui Kesalahan. Ketika seseorang melakukan kesalahan, tindakan yang jujur adalah mengakui kesalahan tersebut tanpa alasan atau pembenaran. Ini menciptakan dasar kepercayaan,
  2. Mengembalikan yang Bukan Hak. Tindakan ini mencerminkan integritas dan moralitas seseorang. Ketika kita menemukan barang yang bukan hak kita, seperti dompet di jalan, tindakan jujur adalah mengembalikannya kepada pemiliknya
  3. Tidak Mencuri Barang Milik Orang Lain. Salah satu aspek penting dari kejujuran adalah tidak mencuri atau tidak mengambil barang milik orang lain tanpa izin. Ini mencakup menghormati hak milik dan privasi orang lain.


Berikut contoh sikap yang adil yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

  1. Tidak Membeda-bedakan. Sikap dengan menyamakan perilaku yang satu dengan seseorang yang lain, maka akan mengurangi risiko perpecahan dalam masyarakat.
  2. Menghormati Pendapat. Satu orang dengan yang lain tak jarang memiliki kepentingan dan penyampaian yang berbeda. Dengan menghormati pendapat, serta mememahami arti perbedaan
  3. Menerapkan Hukum Secara Adil. Tidak membeda-bedakan ketika memberi hukuman sesuai apa yang dilakukan oleh pelanggar hukum tersebut tidak memandang ia orang kaya atau miskin


Thursday, January 6, 2022

JUJUR, AMANAH dan ISTIQOMAH

 



MATERI 1


JUJUR

Pengertian Jujur

    Jujur berasal dari Bahasa Arab yaitu ash shidiqu yang berarti memiliki arti nyata atau berkata benar. Artinya kejujuran merupakan bentuk kesesuaian antara ucapan dan perbuatan atau antara informasi dan kenyataan. Istilah ini juga dijadikan julukan untuk Nabi Muhammad Saw. yaitu siqiq Yang memiliki arti atau sifat jujur. Ada sebuah hadist mengatakan bahwa orang munafik adalah orang yang berkata dusta. 

    Jujur merupakan salah satu sifat mulia dari empat sifat wajib Nabi Muhammad SAW yang merupakan sosok mulia dan teladan sempurna bagi seluruh umat manusia. Nabi Muhammad SAW sudah dikenal sebagai pribadi yang jujur dan amanah bahkan sejak beliau belum diangkat menjadi seorang Nabi/Rasul. Orang yang jujur akan dicintai oleh Allah SWT. Jujur membutuhkan keteguhan hati, terkadang terasa berat, pahit, dan mengundang resiko. Tetapi segala sesuatu yang diniatkan karena Allah tentu akan mendapatkan jaminan balasan yang terindah dari Allah pula yaitu berupa surga yang penuh dengan kenikmatan dan keabadian.


Dalil naqli

وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ


Terjemahan

Dan janganlah kamu campuradukkan kebenaran dengan kebatilan dan (janganlah) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya” (Al Baqarah : 42)


MATERI 2


AMANAH

Pengertian Amanah

Dalam bahasa sehari-hari, amanah bisa diartikan sebagai sikap bertanggung jawab. Jika seseorang bertanggung jawab terhadap tugas-tugasnya, maka ia dipandang sebagai sosok amanah. Demikian juga sebaliknya, jika ia mengkhianati amanahnya, maka ia dipandang sebagai sosok yang tak bisa dipercaya. Orang yang bersifat amanah adalah sosok yang bisa dipercaya dan bertanggung jawab terhadap kepercayaan yang diberikan kepadanya.


Dalil Naqli

Dalil kewajiban bersikap amanah ini tertera dalam surah An-Nisa ayat 58:

 "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya, dan [menyuruh kamu] apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil ... " (QS. An-Nisa [4]: 58).


Bentuk-Bentuk Amanah dalam Islam :

  • Amanah terhadap Allah SWT.
  • Amanah terhadap sesama manusia
  • Amanah terhadap diri sendiri
  • Memelihara dan mengembalikan titipan orang lain
  • Tidak menyalahgunakan jabatan


Monday, January 3, 2022

Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah Dalam Kehidupan Keluarga

 


Keluarga Muhammadiyah


MATERI 1

Kedudukan Keluarga dalam Pandangan Muhammadiyah

    Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan serta orang orang yang selalu menerima kekurangan dan kelebihan orang yang ada disekitarnya. Serta memiliki fungsi dan tugas tersendiri dalam masyarakat. 

Dalam pandangan Muhammadiyah, keluarga memiliki beberapa Kedudukan yaitu :

  1. Keluarga merupakan tiang utama kehidupan umat dan bangsa sebagai tempat sosialisasi nilai-nilai yang paling intensif dan menentukan, karenanya menjadi zkewajiban setiap anggota Muhammadiyah untuk mewujudkan kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah40 yang dikenal dengan Keluarga Sakinah.
  2. Keluarga-keluarga di lingkungan Muhammadiyah dituntut untuk benar-benar dapat mewujudkan Keluarga Sakinah yang terkait dengan pembentukan Gerakan Jama’ah dan da’wah Jama’ah menuju terwujudnya Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.


MATERI 2


Fungsi Keluarga

    Keluarga-keluarga di lingkungan Muhammadiyah perlu difungsikan selain dalam mensosialisasikan nilai-nilai ajaran Islam juga melaksanakan fungsi kaderisasi sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi muslim Muhammadiyah yang dapat menjadi pelangsung dan penyempuma gerakan da’wah di kemudian hari.
    Keluarga-keluarga di lingkungan Muhammadiyah dituntut keteladanan (uswah hasanah) dalam mempraktikkan kehidupan yang Islami yakni tertanamnya ihsan/kebaikan dan bergaul dengan ma’ruf, saling menyayangi dan mengasihi, menghormati hak hidup anak, saling menghargai.
    Menghormati antar anggota keluarga, memberikan pendidikan akhlaq yang mulia secara paripuma, menjauhkan segenap anggota keluarga dari bencana siksa neraka, membiasakan bermusyawarah dalam menyelasaikan urusan, berbuat adil dan ihsan, memelihara persamaan hak dan kewajiban48, dan menyantuni anggota keluarga yang tidak mampu.

MATERI 3

Aktifitas Keluarga
    Di tengah arus media elektronik dan media cetak yang makin terbuka, keluarga-keluarga di lingkungan Muhammadiyah kian dituntut perhatian dan kesungguhan dalam mendidik anak-anak dan menciptakan suasana yang harmonis agar terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif dan terciptanya suasana pendidikan keluarga yang positif sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam..

Dalam Akhlaq warga Muhammadiyah :
  1. Setiap warga Muhammadiyah dituntut untuk meneladani perilaku Nabi dalam mempraktikkan akhlaq mulia28, sehingga menjadi uswah hasanah29 yang diteladani oleh sesama berupa sifat sidiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
  2. Setiap warga Muhammadiyah dalam melakukan amal dan kegiatan hidup harus senantiasa didasarkan kepada niat yang ikhlas30 dalam wujud amal- amal shalih dan ihsan, serta menjauhkan diri dari perilaku riya’, sombong, ishraf, fasad, fahsya, dan kemunkaran.
  3. Setiap warga Muhammadiyah dituntut untuk menunjukkan akhlaq yang mulia (akhlaq al-karimah) sehingga disukai/diteladani dan menjauhkan diri dari akhlaq yang tercela (akhlaq al-madzmumah) yang membuat dibenci dan dijauhi sesama.

MATERI 4

KEHIDUPAN BERMASYARAKAT
a. Islam mengajarkan agar setiap muslim menjalin persaudaraan dan kebaikan dengan sesama seperti dengan tetangga maupun anggota masyarakat lainnya masing-masing dengan memelihara hak dan kehormatan baik dengan sesame muslim maupun dengan non-muslim, dalam hubungan ketetanggaan bahkan Islam memberikan perhatian sampai ke area 40 rumah yang dikategorikan sebagai tetangga yang harus dipelihara hak-haknya.

KEHIDUPAN BERORGANISASI
b. Persyarikatan Muhammadiyah merupakan amanat umat yang didirikan dan dirintis oleh K.H. Ahmad Dahlan untuk kepentingan menjunjung tinggi dan menegakkan Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenarbenarnya, karena itu menjadi tanggungjawab seluruh warga dan lebih-lebih pimpinan Muhammadiyah di berbagai tingkatan dan bagian untuk benar-benar menjadikan organisasi (Persyarikatan) ini sebagai gerakan da'wah Islam yang kuat dan unggul dalam berbagai bidang kehidupan.

Organisasi Muhammadiyah


Organisasi Muhammadiyah

MATERI 1

A. Muhammadiyah Sebagai Organisasi

Muhammadiyah adalah

    Muhammadiyah adalah sebuah organisasi Islam yang besar di Indonesia. Nama organisasi ini diambil dari nama Nabi Muhammad SAW, sehingga Muhammadiyah juga dapat dikenal sebagai orang-orang yang menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW.

    Tujuan utama Muhammadiyah adalah mengembalikan seluruh penyimpangan yang terjadi dalam proses dakwah. Penyimpangan ini sering menyebabkan ajaran Islam bercampur-baur dengan kebiasaan di daerah tertentu dengan alasan adaptasi.

    Gerakan Muhammadiyah berciri semangat membangun tata sosial dan pendidikan masyarakat yang lebih maju dan terdidik. Menampilkan ajaran Islam bukan sekadar agama yang bersifat pribadi dan statis, tetapi dinamis dan berkedudukan sebagai sistem kehidupan manusia dalam segala aspeknya.

    Secara umum, faktor pendorong kelahiran Muhammadiyah bermula dari beberapa kegelisahan dan keprihatinan sosial religius dan moral. Persyarikatan Muhammadiyah didirikan untuk mendukung usaha KH Ahmad Dahlan untuk memurnikan ajaran Islam yang dianggap banyak dipengaruhi hal-hal mistik.

    Nama organisasi ini diambil dari nama Nabi Muhammad SAW dengan maksud untuk bertafa'ul (berpengharapan baik) dapat menyontoh dan meneladani jejak perjuangannya dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam.



MATERI 2

Struktur Organisasi Muhammadiyah
Struktur Organisasi Muhammadiyah ditunjukkan dengan bagan dibawah ini, sebagaimana penulis kutip dari website PP Muhammadiyah, muhammadiyah.or.id.

  • Struktur Organisasi Muhammadiyah
  • Jaringan kelembagaan :
  • Pimpinan Pusat (PP Muhammadiyah)
  • Pimpinaan Wilayah (PWM)
  • Pimpinaan Daerah (PDM)
  • Pimpinan Cabang (PCM)
  • Pimpinan Ranting (PRM)
  • Jama’ah Muhammadiyah

Organisasi Otonom Muhammadiyah
Organisasi otonom Muhammadiyah yaitu organisasi-organisasi dibawah Muhammadiyah yang mempunyai hak dan kewenangan sendiri dalam mengatur rumah tangganya. Biasa disingkat dengan sebutan ortom, di Muhammadiyah ada 7 ortom yaitu :
  • Aisyiyah
  • Hizbul Wathan (HW)
  • Tapak Suci (TS)
  • Pemuda Muhammadiyah (PM)
  • Nasyiyatul Aisyiyah (NA)
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)
  • Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)
Struktur Organisasi Muhammadiyah secara garis besar terdiri dari dua jenis yaitu struktur vertikal dan horisontal.
Struktur vertikal adalah jaringan kelembagaan Muhammadiyah dari tingkat pusat (nasional) hingga tingkat jamaah (anggota).
Struktur horisontal Muhammadiyah adalah jaringan kelembagaan Muhammadiyah dalam satu tingkat kepemimpinan yang terdiri dari pimpinan, majelis, lembaga/badan dan organisasi otonom (ortom).

Struktur organisasi Muhammadiyah



MATERI 3

Pengertian Ortom Muhammadiyah
    Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah ialah organisasi atau badan yang dibentuk oleh Persyarikatan Muhammadiyah yang dengan bimbingan dan pengawasan, diberi hak dan kewajiban untuk mengatur rumah tangga sendiri, membina warga Persyarikatan Muhammadiyah tertentu dan dalam bidang-bidang tertentu pula dalam rangka mencapai maksud dan tujuan Persyarikatan Muhammadiyah.

Fungsi Ortom Muhammadiyah
Setiap Ortom Muhammadiyah ini memiliki peran dan bidang garapan yang berbeda, tetapi sesungguhnya semua ortom ini memiliki fungsi yang sama bagi Organisasi Muhammadiyah yaitu :
  1. Sebagai wadah pembibitan buat Muhammadiyah untuk mendapatkan kader yang akan melanjutkan etafeta kepeminpian Muhammadiyah.
  2. Sebagai pelopor, pelangsung dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah..

Peran Muhammadiyah Dalam Kebangkitan Nasional



Gambar para tokoh Muhammadiyah zaman kebangkitan Nasional


MATERI 1

A. Peran Amal Usaha Muhammadiyah Dalam Kebangkitan Nasional

Peran Muhammadiyah dalam Mencerdaskan Bangsa

    Sejak didirikan pada18 November 1912 oleh KH Ahmad Dahlan , Muhammadiyah saat ini bertepatan 18 November 2019 memasuki miladnya yang ke 107 tahun. Sebuah perjalanan yang panjang bagi pergerakan yang memiliki tujuan mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar benarnya.

    Sejak awal didirikan Muhammadiyah sangat menyadari keadaan masyarakat dan bangsa akan maju dan berkembang ketika pendidikan menjadi pilar utama dalam pergerakannya. Sehingga Muhammadiyah sudah sejak awal mendirikan lembaga pendidikan sebagai prasyarat untuk mencerdaskan dan memajukan kehidupan bangsa.

    Ternyata apa yang dipikirkan Muhammadiyah sejalan dengan tujuan negara Indonesia dimana salah satunya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu sejatinya Muhammadiyah sangat berperan dalam membantu negara untuk mencapai tujuannya melalui pendidikan.


Peran Muhammadiyah dalam Memberikan Layanan Kesehatan

    Dalam bidang kesehatan, Muhammadiyah memulai gerakannya dengan mendirikan lembaga Penoeloeng Kesangsaraan Oemoem (PKO) pada 17 Juni 1920. Cikal bakal pendirian PKO adalah sebuah klinik sederhana yang dibangun pada 15 Februari 1923 di Jalan Jagang Notoprajan, Yogyakarta. .

Contoh peran Muhammadiyah dalam bidang kesehatan

  1. Muhammadiyah sebagai pemilik mempunyai sistem kesehatan nasional Muhammadiyah yang dirancang dengan baik dan dapat berjalan sejak dari pusat sampai ke daerah
  2. Statuta yang dibuat sebagai produk hokum, untuk masing-masing daerah agar dapat dimodifikasi sesuai daerah masing-masing tetapi tetap dalam koridor yang ditentukan
  3. Pemimpin yang visioner dan memimpin dengan hati
  4. Ada kesamaan visi antara pemilik, direktur dan komite klinik
  5. Ada manajemen dasar ala Muhammadiyah untuk pelayanan kesehatan yang ada sesuai tipe pelayanan kesehatannya6. Manusia bersumber daya yang ada di rumah sakit dikendalikan perilakunya dengan Sistem Informasi Manajemen dan Klinis,
  6. Kemandirian dalam hal pelayanan artinya mempunyai manusia bersumber daya sendiri, termasuk dokter spesialis

MATERI 2

Peran Muhammadiyah dalam Pemurnian dan Pembaruan Keagamaan
Muhammadiyah dalam Bidang Pemurnian Agama Islam berperan sebagai Pengajar dan Penyebar Agama Islam serta mengajarkan Ilmu Ilmu Agama Islam untuk Generasi Pemuda Muslim Indonesia.
Salah satu ciri yang cukup menonjol dalam gerakan Muhammadiyah adalah gerakan purifikasi (pemurnian0da modernisasi 9pembaruan. 
Purifikasi
Muhammadiyah dikenal dengan gerakan purifikasi, yaitu kembali kepada semangat dan ajaran Islam yang murni dan membebaskan umat Islam dari Tahayul, Bid'ah dan Khurafat. Cita-cita dan gerakan pembaruan yang dipelopori Muhammadiyah sendiri sebenarnya menghadapi konteks kehidupan keagamaan yang bercorak ganda; sinkretik dan tradisional.
Modernisasi
Modernisasi (tajdid) adalah gerakan pembaruan pemikiran Muhammadiyah untuk mencari pemecahan atas berbagai persoalan yang mereka hadapi. Yang merujuk pada Al- Qur'an dan As- Sunnah sebagai titik tolak atau landasan yang sekaligus juga memberi pengarahan, ke arah pemikiran itu harus dikembangkan.


MATERI 3

Profil Jenderal Sudirman


    Jenderal Besar TNI (Anumerta) Raden Soedirman (EYD: Sudirman; 24 Januari 1916 – 29 Januari 1950[a]) adalah seorang perwira tinggi Indonesia pada masa Revolusi Nasional Indonesia. Sebagai panglima besar Tentara Nasional Indonesia pertama, ia adalah sosok yang dihormati di Indonesia. 
    Soedirman menjadi tokoh terkenal dan dikagumi bukan hanya karena dia terpilih menjadi Panglima TNI yang pertama. Bukan hanya karena dia dikenal punya kemampuan strategi tempur yang hebat 
    Sebelum menjadi prajurit TNI, Soedirman adalah seorang pemimpin Pemuda Muhammadiyah dan kepanduan Hizbul Wathan di Karesidenan Banyumas, Jawa Tengah. Berkat kemampuan kepemimpinannya di Pemuda Muhammadiyah, Soedirman terpilih menjadi Komandan PETA daerah Banyumas. 
    Kariernya terus menanjak hingga akhirnya terpilih menjadi Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat (cikal bakal TNI) pada usia 29 tahun dalam musyawarah TKR di Yogyakarta pada 12 Nopember 1945. Soedirman mengalahkan Oerip Soemohardjo, tokoh militer yang usianya jauh lebih senior.

Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan)  Pahlawan Penggerakan Pendidikan Foto Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan) A. Profil Siti Walidah “ Saya titipk...