Tuesday, April 23, 2024

Organisasi Otonom Muhammadiyah



 

MATERI 1 

Organisasi Otonom Muhammadiyah

Organisasi otonom Muhammadiyah terdiri dari 7 bagian, yakni Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Hizbul Wathan, Tapak Suci, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Berikut ini penjelasan singkatnya :


1. Aisyiyah

Mentutip buku Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Demak karya Dian Nafi, dkk (2022), Aisyiyah merupakan oganisasi otonom wanita Muhammadiyah yang didirikan di Yogyakarta pada 19 Mei 1917. Pencetusnya yakni Nyai Ahmad Dahlan, istri dari pendiri organisasi Muhammadiyah.

Tugas dan peran Aisyiyah cukup banyak, yaitu membimbing kaum wanita ke arah kesadaran beragama dan berorganisasi, menghimpun anggota-anggota Muhammadiyah wanita, dan menyalurkan serta menggembirakan amalan-amalannya.


2. Pemuda Muhammadiyah

Pencetusan organisasi Pemuda Muhammadiyah bermula dari keputusan kongres 21 di Makasar pada tahun 1922. Kemudian, pada tahun 1968 barulah organisasi ini diberikan otonom penuh. Tugasnya yaitu menanamkan kesadaran dan pentingnya peranan putra-putri Muhammadiyah sebagai pelangsung gerakan Muhammadiyah.


3. Naisyiatul Aisyiyah

Logo Naisyiatul Aisyiyah

Naisyiatul Aisyiyah adalah organisasi otonom yang menjadi gerakan putri Islam. Organisasi ini bergerak di bidang keagamaan, kemasyarakatan dan keputrian. Tujuannya yaitu untuk menanamkan rasa persatuan, memperbaiki akhlak, serta memperdalam agama para kader Muhammadiyah.


4. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

Logo IMM

Menjelang muktamar Muhammadiyah di Jakarta pada tahun 1962, mahasiswa-mahasiswa perguruan tinggi Muhammadiyah mengadakan kongres di Yogyakarta. Kongres tersebut membentuk organisasi khusus yang bernama IMM. Sesuai dengan namanya, organisasi ini bertujuan menjadi wadah yang tepat bagi kader mahasiswa Muhammadiyah.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah gerakan mahasiswa Islam dan salah satu organisasi otonom Muhammadiyah yang lahir di Yogyakarta pada 14 Maret 1964 M atau 29 Syawal 1384 H. IMM bertujuan untuk mengusahakan terbentuknya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah, yakni menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.[1]Menurut Prof. Soegarda Poerbakawatja (1976), IMM adalah suatu perkumpulan mahasiswa yang bernaung di bawah perkumpulan sosial Muhammadiyah.

Berdirinya IMM tidak dapat terlepas dari peristiwa Muktamar Muhammadiyah Ke-25 (Congres Moehammadijah Seperempat Abad) pada tahun 1936 di Batavia (Jakarta) yang mewacanakan untuk menghimpun mahasiswa dan mendirikan perguruan tinggi Muhammadiyah. Selama masa Hindia Belanda hingga pasca kemerdekaan Indonesia, kalangan pelajar sekolah tinggi yang berlatarbelakang Muhammadiyah bergabung dengan organisasi otonom yang telah lebih dahulu berdiri seperti Nasyiatul Aisyiah dan Pemuda Muhammadiyah.


5. Tapak Suci

Logo Tapak Suci


Tapak Suci Putera Muhammadiyah, atau disingkat Tapak Suci, adalah sebuah aliran, perguruan, dan organisasi pencak silat yang merupakan anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Tapak Suci termasuk dalam 10 perguruan historis IPSI, yaitu perguruan yang menunjang tumbuh dan berkembangnya IPSI sebagai organisasi. Tapak Suci berasas Islam, bersumber pada Al Qur'an dan As-Sunnah, berjiwa persaudaraan, berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi otonom yang ke-11.

Tapak suci merupakan organisasi otonom yang beranggotakan pesilat-pesilat di lingkungan Muhammadiyah. Organisasi ini didirikan pada tanggal 10 Rabiul Awwal 1383 H atau bertepatan dengan 13 Juli 1963. Tujuan organisasi ini adalah untuk mendidik dan membina para pesilat agar memiliki keterampilan pencak silat, memelihara kemurnian pencak silat sebagai seni bela diri Indonesia yang sesuai dan tidak menyimpang dari ajaran Islam, serta mendidik dan membina anggota untuk menjadi kader Muhammadiyah.


6. Hizbul Wathan

Logo HW

Hizbul Wathon dirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada tahun 1918. Pelopor berdirinya antara lain Siraj Dahlan dan Sarbini. Namun berdasarkan SK presiden RI No.238/1961, tertanggal 20 Mei 1961, Hizbul Wathan ditiadakan dan disatukan ke dalam gerakan pramuka. dan dibangkitkan kembali oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan SK Nomor 92/SK-PP/VI-B/1.b/1999 tanggal 10 Sya'ban 1420 H (18 November 1999 M) dan dipertegas dengan SK Nomor 10/Kep/I.O/B/2003 tanggal 1 Dzulhijjah 1423 H (2 Februari 2003). HW didirikan untuk menyiapkan dan membina anak, remaja, dan pemuda yang memiliki aqidah, mental dan fisik, berilmu dan berteknologi serta berakhlak karimah dengan tujuan terwujudnya pribadi muslim yang sebenar-benarnya dan siap menjadi kader persyarikatan, umat, dan bangsa.

Sifat HW
HW adalah sistem pendidikan untuk anak, remaja, dan pemuda di luar lingkungan keluarga dan sekolah
  1. bersifat nasional, artinya ruang lingkup usaha HW meliputi seluruh wilayah Negara Kesatuan Repulik Indonesia.
  2. bersifat terbuka, artinya keanggotaan HW terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, tanpa membedakan gender, usia, profesi, atau latar belakang pendidikan. Penggolongan keanggotaan HW menurut usia hanyalah untuk membedakan status sebagai peserta didik atau anggota dewasa (pembina)
  3. bersifat sukarela, artinya dasar seseorang menjadi anggota HW adalah suka dan rela, tanpa paksaan atau tekanan orang lain.
  4. tidak berorientasi pada partai politik, artinya secara organisatoris HW tidak berafiliasi kepada salah satu partai politik dan HW tidak melakukan aktivitas politik praktis. Induk organisasi HW adalah Persyarikatan Muhammadiyah.


6. Ikatan Pelajar Muhammadiyah

Logo IPM

Muhammadiyah membentuk organisasi khusus pelajar dengan nama IPM. Pada tanggal 18-20 Juli 1961 diadakan Konferensi Pemuda Muhammadiyah di Surakarta yang kemudian mendeklarasikan IPM dengan Ketua Herman Helmi Farid Ma’ruf dan Sekretarisnya Muhammad Hisyam Farid.
IPM berasaskan Islam namun sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dasar negara Indonesia. IPM memilki maksud dan tujuan:
Terbentuknya pelajar muslim yang berilmu, berakhlaq mulia, dan terampil dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi ajaran Islam, sehingga terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
kelahiran IPM mempunyai dua nilai strategis. Pertama, IPM sebagai aksentuator gerakan dakwah amar ma'ruf nahi munkar di kalangan pelajar. Kedua, IPM sebagai lembaga kaderisasi Muhammadiyah yang dapat membawa misi Muhammadiyah pada masa mendatang.


Thursday, March 14, 2024

Mengenal 7 Organisasi Otonom Muhammadiyah




Mengenal 7 Organisasi Otonom Muhammadiyah beserta Tugasnya Masing-Masing


Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan. Organisasi ini memiliki kontribusi besar dalam bidang pendidikan, filantropi, dan kesehatan.

Mengutip buku Dua Menyemai Damai susunan Muhammad Najib Asca (2021), aktivitas dan peran Muhammadiyah sebagai organisasi Islam sangat kompleks, yakni mencakup resolusi konflik dan perdamaian, advokasi HAM, kebencanaan, reformasi tata kelola SDA, filantropi dengan paradigma baru, dan lain-lain.

Sejak didirikan pada tahun 1912, persyarikatan Muhammadiyah telah berkomitmen untuk menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam. Muhammadiyah juga melaksanakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan tadjid.

Dalam aktivitasnya, Muhammadiyah membawahi 7 organisasi otonom. Apa saja? Simak ragamnya dalam artikel berikut ini.

Organisasi Otonom Muhammadiyah

Organisasi otonom Muhammadiyah terdiri dari 7 bagian, yakni Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Hizbul Wathan, Tapak Suci, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

KH. Ahmad Dahlan. Foto: Arsip Muhammadiyahzoom-in-white

Perbesar

KH. Ahmad Dahlan. Foto: Arsip Muhammadiyah

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut penjelasan tentang organisasi otonom Muhammadiyah selengkapnya yang bisa Anda simak:


1. Aisyiyah

Mengutip buku Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Demak karya Dian Nafi, dkk (2022), Aisyiyah merupakan oganisasi otonom wanita Muhammadiyah yang didirikan di Yogyakarta pada 19 Mei 1917. Pencetusnya yakni Nyai Ahmad Dahlan, istri dari pendiri organisasi Muhammadiyah.

Tugas dan peran Aisyiyah cukup banyak, yaitu membimbing kaum wanita ke arah kesadaran beragama dan berorganisasi, menghimpun anggota-anggota Muhammadiyah wanita, dan menyalurkan serta menggembirakan amalan-amalannya.

2. Pemuda Muhammadiyah

Pencetusan organisasi Pemuda Muhammadiyah bermula dari keputusan kongres 21 di Makasar pada tahun 1922. Kemudian, pada tahun 1968 barulah organisasi ini diberikan otonom penuh. Tugasnya yaitu menanamkan kesadaran dan pentingnya peranan putra-putri Muhammadiyah sebagai pelangsung gerakan Muhammadiyah.

3. Naisyiatul Aisyiyah

Naisyiatul Aisyiyah adalah organisasi otonom yang menjadi gerakan putri Islam. Organisasi ini bergerak di bidang keagamaan, kemasyarakatan dan keputrian. Tujuannya yaitu untuk menanamkan rasa persatuan, memperbaiki akhlak, serta memperdalam agama para kader Muhammadiyah.

4. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

Menjelang muktamar Muhammadiyah di Jakarta pada tahun 1962, mahasiswa-mahasiswa perguruan tinggi Muhammadiyah mengadakan kongres di Yogyakarta. Kongres tersebut membentuk organisasi khusus yang bernama IMM. Sesuai dengan namanya, organisasi ini bertujuan menjadi wadah yang tepat bagi kader mahasiswa Muhammadiyah.

5. Tapak Suci

Tapak suci merupakan organisasi otonom yang beranggotakan pesilat-pesilat di lingkungan Muhammadiyah. Organisasi ini didirikan pada tanggal 10 Rabiul Awwal 1383 H atau bertepatan dengan 13 Juli 1963.

6. Hizbul Wathan

Hizbul Wathon dirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada tahun 1918. Pelopor berdirinya antara lain Siraj Dahlan dan Sarbini. Namun berdasarkan SK presiden RI No.238/1961, tertanggal 20 Mei 1961, Hizbul Wathan ditiadakan dan disatukan ke dalam gerakan pramuka.

7. Ikatan Pelajar Muhammadiyah

Muhammadiyah membentuk organisasi khusus pelajar dengan nama IPM. Pada tanggal 18-20 Juli 1961 diadakan Konferensi Pemuda Muhammadiyah di Surakarta yang kemudian mendeklarasikan IPM dengan Ketua Herman Helmi Farid Ma’ruf dan Sekretarisnya Muhammad Hisyam Farid.




 

Wednesday, March 13, 2024

PERILAKU JUJUR DAN ADIL

 



MATERI 1


A. Jujur

1. Pengertian Jujur

Jujur adalah sikap yang dimiliki seseorang yang senantiasa berpijak pada kebenaran, terhindar dari indikasi kemunafikan, kepalsuan, rekayasa, basa-basi, kepura-puraan, dan perbuatan manipulatif.

Allah memerintahkan hamba-Nya agar senantiasa berkata dan bersikap jujur kapan saja dan dimana saja seperti yang diperintahkan dalam Q.S. Al-Ahzab : 70.

 

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar” (al ahzab ayat 70)

 

2. Klasifikasi Jujur

a. Jujur dalam perkataan

Sikap seseorang yang selalu berkata benar, tidak mengurangi, tidak menambah, terhindar dari sifat munafik dan manipulatif.

b. Jujur dalam perbuatan

Sikap seseorang yang selalu sesuai antara perkataan dan perbuatan.

3. Hikmah Berperilaku Jujur

  • Bernilai ibadah
  • Mendatangkan pahala
  • Memberikan ketenangan batin
  • Memiliki keberanian yang tinggi
  • Mendapat kepercayaan besar
  • Menegakkan norma dan sendi-sendi kebaikan dalam kehidupan
  • Memperkokoh proses berbangsa dna bernegara

4. Implementasi Perilaku Jujur

  Di Sekolah

Tidak menyontek ketika ujian, membayarkan SPP dengan teratur dll

▪ Di Rumah

Berkata jujur ketika ingin keluar rumah, menepati janji jika berjanji dengan orang tua dll

▪ Di Masyarakat

Berkata jujur dan tidak berdusta ketiak berkomunikasi

 

B. Perilaku Adil

1. Pengertian Jujur

Adil secara bahasa artinya sama dan seimbang. Adil dalam arti sama yaitu membagi sama banyak, memberikan hak yang sama kepada orang atau kelompok sesuai dengan kesamaan keahliannya. Misal; memberikan gaji yang sama kepada karyawan yang mempunyai keahlian dan tanggungjawab yang sama. Adil dalam arti seimbang adalah memberikan hak yang seimbang dengan kewajiban yang diberikan, atau memberikan sesuai dengan tingkat kebutuhan. Misal; orang tua memberikan uang saku kepada anaknya sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

2. Klasifikasi Adil

  • Adil kepada Allah swt.
  • Adil terhadap diri sendiri
  • Adil terhadap keluarga
  • Adil terhadap orang lain
  • Adil kepada makhluk hidup lain (hewan dan tumbuhan) dan lingkungan

3. Hikmah Perilaku Adil

  • Menjadi pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt.
  • Disegani dan dipercaya oleh masyarakat
  • Menciptakan keamanan, ketentraman, dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat
  • Mempererat tali persaudaraan dan persatuan

4. Implementasi Perilaku Adil

  • Adil dalam mendamaikan perselisihan, Mendamaikan perselisihan dengan sikap adil, tidak memihak ke salah satu orang
  • Adil dalam berkata, Berkata benar dan sesuai dengan realita yang ada
  • Adil walupun terhadap musuh, Memberikan ruang berbicara kepada musuh (lawan), mengakui kelebihan lawan.


MATERI 2

Contoh Sikap Jujur yang Perlu Diterapkan Dalam Keseharian, Ini Manfaatnya

  1. Mengakui Kesalahan. Ketika seseorang melakukan kesalahan, tindakan yang jujur adalah mengakui kesalahan tersebut tanpa alasan atau pembenaran. Ini menciptakan dasar kepercayaan,
  2. Mengembalikan yang Bukan Hak. Tindakan ini mencerminkan integritas dan moralitas seseorang. Ketika kita menemukan barang yang bukan hak kita, seperti dompet di jalan, tindakan jujur adalah mengembalikannya kepada pemiliknya
  3. Tidak Mencuri Barang Milik Orang Lain. Salah satu aspek penting dari kejujuran adalah tidak mencuri atau tidak mengambil barang milik orang lain tanpa izin. Ini mencakup menghormati hak milik dan privasi orang lain.


Berikut contoh sikap yang adil yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

  1. Tidak Membeda-bedakan. Sikap dengan menyamakan perilaku yang satu dengan seseorang yang lain, maka akan mengurangi risiko perpecahan dalam masyarakat.
  2. Menghormati Pendapat. Satu orang dengan yang lain tak jarang memiliki kepentingan dan penyampaian yang berbeda. Dengan menghormati pendapat, serta mememahami arti perbedaan
  3. Menerapkan Hukum Secara Adil. Tidak membeda-bedakan ketika memberi hukuman sesuai apa yang dilakukan oleh pelanggar hukum tersebut tidak memandang ia orang kaya atau miskin


Thursday, January 6, 2022

JUJUR, AMANAH dan ISTIQOMAH

 



MATERI 1


JUJUR

Pengertian Jujur

    Jujur berasal dari Bahasa Arab yaitu ash shidiqu yang berarti memiliki arti nyata atau berkata benar. Artinya kejujuran merupakan bentuk kesesuaian antara ucapan dan perbuatan atau antara informasi dan kenyataan. Istilah ini juga dijadikan julukan untuk Nabi Muhammad Saw. yaitu siqiq Yang memiliki arti atau sifat jujur. Ada sebuah hadist mengatakan bahwa orang munafik adalah orang yang berkata dusta. 

    Jujur merupakan salah satu sifat mulia dari empat sifat wajib Nabi Muhammad SAW yang merupakan sosok mulia dan teladan sempurna bagi seluruh umat manusia. Nabi Muhammad SAW sudah dikenal sebagai pribadi yang jujur dan amanah bahkan sejak beliau belum diangkat menjadi seorang Nabi/Rasul. Orang yang jujur akan dicintai oleh Allah SWT. Jujur membutuhkan keteguhan hati, terkadang terasa berat, pahit, dan mengundang resiko. Tetapi segala sesuatu yang diniatkan karena Allah tentu akan mendapatkan jaminan balasan yang terindah dari Allah pula yaitu berupa surga yang penuh dengan kenikmatan dan keabadian.


Dalil naqli

وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ


Terjemahan

Dan janganlah kamu campuradukkan kebenaran dengan kebatilan dan (janganlah) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya” (Al Baqarah : 42)


MATERI 2


AMANAH

Pengertian Amanah

Dalam bahasa sehari-hari, amanah bisa diartikan sebagai sikap bertanggung jawab. Jika seseorang bertanggung jawab terhadap tugas-tugasnya, maka ia dipandang sebagai sosok amanah. Demikian juga sebaliknya, jika ia mengkhianati amanahnya, maka ia dipandang sebagai sosok yang tak bisa dipercaya. Orang yang bersifat amanah adalah sosok yang bisa dipercaya dan bertanggung jawab terhadap kepercayaan yang diberikan kepadanya.


Dalil Naqli

Dalil kewajiban bersikap amanah ini tertera dalam surah An-Nisa ayat 58:

 "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya, dan [menyuruh kamu] apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil ... " (QS. An-Nisa [4]: 58).


Bentuk-Bentuk Amanah dalam Islam :

  • Amanah terhadap Allah SWT.
  • Amanah terhadap sesama manusia
  • Amanah terhadap diri sendiri
  • Memelihara dan mengembalikan titipan orang lain
  • Tidak menyalahgunakan jabatan


Monday, January 3, 2022

Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah Dalam Kehidupan Keluarga

 


Keluarga Muhammadiyah


MATERI 1

Kedudukan Keluarga dalam Pandangan Muhammadiyah

    Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan serta orang orang yang selalu menerima kekurangan dan kelebihan orang yang ada disekitarnya. Serta memiliki fungsi dan tugas tersendiri dalam masyarakat. 

Dalam pandangan Muhammadiyah, keluarga memiliki beberapa Kedudukan yaitu :

  1. Keluarga merupakan tiang utama kehidupan umat dan bangsa sebagai tempat sosialisasi nilai-nilai yang paling intensif dan menentukan, karenanya menjadi zkewajiban setiap anggota Muhammadiyah untuk mewujudkan kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah40 yang dikenal dengan Keluarga Sakinah.
  2. Keluarga-keluarga di lingkungan Muhammadiyah dituntut untuk benar-benar dapat mewujudkan Keluarga Sakinah yang terkait dengan pembentukan Gerakan Jama’ah dan da’wah Jama’ah menuju terwujudnya Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.


MATERI 2


Fungsi Keluarga

    Keluarga-keluarga di lingkungan Muhammadiyah perlu difungsikan selain dalam mensosialisasikan nilai-nilai ajaran Islam juga melaksanakan fungsi kaderisasi sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi muslim Muhammadiyah yang dapat menjadi pelangsung dan penyempuma gerakan da’wah di kemudian hari.
    Keluarga-keluarga di lingkungan Muhammadiyah dituntut keteladanan (uswah hasanah) dalam mempraktikkan kehidupan yang Islami yakni tertanamnya ihsan/kebaikan dan bergaul dengan ma’ruf, saling menyayangi dan mengasihi, menghormati hak hidup anak, saling menghargai.
    Menghormati antar anggota keluarga, memberikan pendidikan akhlaq yang mulia secara paripuma, menjauhkan segenap anggota keluarga dari bencana siksa neraka, membiasakan bermusyawarah dalam menyelasaikan urusan, berbuat adil dan ihsan, memelihara persamaan hak dan kewajiban48, dan menyantuni anggota keluarga yang tidak mampu.

MATERI 3

Aktifitas Keluarga
    Di tengah arus media elektronik dan media cetak yang makin terbuka, keluarga-keluarga di lingkungan Muhammadiyah kian dituntut perhatian dan kesungguhan dalam mendidik anak-anak dan menciptakan suasana yang harmonis agar terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif dan terciptanya suasana pendidikan keluarga yang positif sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam..

Dalam Akhlaq warga Muhammadiyah :
  1. Setiap warga Muhammadiyah dituntut untuk meneladani perilaku Nabi dalam mempraktikkan akhlaq mulia28, sehingga menjadi uswah hasanah29 yang diteladani oleh sesama berupa sifat sidiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
  2. Setiap warga Muhammadiyah dalam melakukan amal dan kegiatan hidup harus senantiasa didasarkan kepada niat yang ikhlas30 dalam wujud amal- amal shalih dan ihsan, serta menjauhkan diri dari perilaku riya’, sombong, ishraf, fasad, fahsya, dan kemunkaran.
  3. Setiap warga Muhammadiyah dituntut untuk menunjukkan akhlaq yang mulia (akhlaq al-karimah) sehingga disukai/diteladani dan menjauhkan diri dari akhlaq yang tercela (akhlaq al-madzmumah) yang membuat dibenci dan dijauhi sesama.

MATERI 4

KEHIDUPAN BERMASYARAKAT
a. Islam mengajarkan agar setiap muslim menjalin persaudaraan dan kebaikan dengan sesama seperti dengan tetangga maupun anggota masyarakat lainnya masing-masing dengan memelihara hak dan kehormatan baik dengan sesame muslim maupun dengan non-muslim, dalam hubungan ketetanggaan bahkan Islam memberikan perhatian sampai ke area 40 rumah yang dikategorikan sebagai tetangga yang harus dipelihara hak-haknya.

KEHIDUPAN BERORGANISASI
b. Persyarikatan Muhammadiyah merupakan amanat umat yang didirikan dan dirintis oleh K.H. Ahmad Dahlan untuk kepentingan menjunjung tinggi dan menegakkan Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenarbenarnya, karena itu menjadi tanggungjawab seluruh warga dan lebih-lebih pimpinan Muhammadiyah di berbagai tingkatan dan bagian untuk benar-benar menjadikan organisasi (Persyarikatan) ini sebagai gerakan da'wah Islam yang kuat dan unggul dalam berbagai bidang kehidupan.

Organisasi Muhammadiyah


Organisasi Muhammadiyah

MATERI 1

A. Muhammadiyah Sebagai Organisasi

Muhammadiyah adalah

    Muhammadiyah adalah sebuah organisasi Islam yang besar di Indonesia. Nama organisasi ini diambil dari nama Nabi Muhammad SAW, sehingga Muhammadiyah juga dapat dikenal sebagai orang-orang yang menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW.

    Tujuan utama Muhammadiyah adalah mengembalikan seluruh penyimpangan yang terjadi dalam proses dakwah. Penyimpangan ini sering menyebabkan ajaran Islam bercampur-baur dengan kebiasaan di daerah tertentu dengan alasan adaptasi.

    Gerakan Muhammadiyah berciri semangat membangun tata sosial dan pendidikan masyarakat yang lebih maju dan terdidik. Menampilkan ajaran Islam bukan sekadar agama yang bersifat pribadi dan statis, tetapi dinamis dan berkedudukan sebagai sistem kehidupan manusia dalam segala aspeknya.

    Secara umum, faktor pendorong kelahiran Muhammadiyah bermula dari beberapa kegelisahan dan keprihatinan sosial religius dan moral. Persyarikatan Muhammadiyah didirikan untuk mendukung usaha KH Ahmad Dahlan untuk memurnikan ajaran Islam yang dianggap banyak dipengaruhi hal-hal mistik.

    Nama organisasi ini diambil dari nama Nabi Muhammad SAW dengan maksud untuk bertafa'ul (berpengharapan baik) dapat menyontoh dan meneladani jejak perjuangannya dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam.



MATERI 2

Struktur Organisasi Muhammadiyah
Struktur Organisasi Muhammadiyah ditunjukkan dengan bagan dibawah ini, sebagaimana penulis kutip dari website PP Muhammadiyah, muhammadiyah.or.id.

  • Struktur Organisasi Muhammadiyah
  • Jaringan kelembagaan :
  • Pimpinan Pusat (PP Muhammadiyah)
  • Pimpinaan Wilayah (PWM)
  • Pimpinaan Daerah (PDM)
  • Pimpinan Cabang (PCM)
  • Pimpinan Ranting (PRM)
  • Jama’ah Muhammadiyah

Organisasi Otonom Muhammadiyah
Organisasi otonom Muhammadiyah yaitu organisasi-organisasi dibawah Muhammadiyah yang mempunyai hak dan kewenangan sendiri dalam mengatur rumah tangganya. Biasa disingkat dengan sebutan ortom, di Muhammadiyah ada 7 ortom yaitu :
  • Aisyiyah
  • Hizbul Wathan (HW)
  • Tapak Suci (TS)
  • Pemuda Muhammadiyah (PM)
  • Nasyiyatul Aisyiyah (NA)
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)
  • Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)
Struktur Organisasi Muhammadiyah secara garis besar terdiri dari dua jenis yaitu struktur vertikal dan horisontal.
Struktur vertikal adalah jaringan kelembagaan Muhammadiyah dari tingkat pusat (nasional) hingga tingkat jamaah (anggota).
Struktur horisontal Muhammadiyah adalah jaringan kelembagaan Muhammadiyah dalam satu tingkat kepemimpinan yang terdiri dari pimpinan, majelis, lembaga/badan dan organisasi otonom (ortom).

Struktur organisasi Muhammadiyah



MATERI 3

Pengertian Ortom Muhammadiyah
    Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah ialah organisasi atau badan yang dibentuk oleh Persyarikatan Muhammadiyah yang dengan bimbingan dan pengawasan, diberi hak dan kewajiban untuk mengatur rumah tangga sendiri, membina warga Persyarikatan Muhammadiyah tertentu dan dalam bidang-bidang tertentu pula dalam rangka mencapai maksud dan tujuan Persyarikatan Muhammadiyah.

Fungsi Ortom Muhammadiyah
Setiap Ortom Muhammadiyah ini memiliki peran dan bidang garapan yang berbeda, tetapi sesungguhnya semua ortom ini memiliki fungsi yang sama bagi Organisasi Muhammadiyah yaitu :
  1. Sebagai wadah pembibitan buat Muhammadiyah untuk mendapatkan kader yang akan melanjutkan etafeta kepeminpian Muhammadiyah.
  2. Sebagai pelopor, pelangsung dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah..

Peran Muhammadiyah Dalam Kebangkitan Nasional



Gambar para tokoh Muhammadiyah zaman kebangkitan Nasional


MATERI 1

A. Peran Amal Usaha Muhammadiyah Dalam Kebangkitan Nasional

Peran Muhammadiyah dalam Mencerdaskan Bangsa

    Sejak didirikan pada18 November 1912 oleh KH Ahmad Dahlan , Muhammadiyah saat ini bertepatan 18 November 2019 memasuki miladnya yang ke 107 tahun. Sebuah perjalanan yang panjang bagi pergerakan yang memiliki tujuan mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar benarnya.

    Sejak awal didirikan Muhammadiyah sangat menyadari keadaan masyarakat dan bangsa akan maju dan berkembang ketika pendidikan menjadi pilar utama dalam pergerakannya. Sehingga Muhammadiyah sudah sejak awal mendirikan lembaga pendidikan sebagai prasyarat untuk mencerdaskan dan memajukan kehidupan bangsa.

    Ternyata apa yang dipikirkan Muhammadiyah sejalan dengan tujuan negara Indonesia dimana salah satunya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu sejatinya Muhammadiyah sangat berperan dalam membantu negara untuk mencapai tujuannya melalui pendidikan.


Peran Muhammadiyah dalam Memberikan Layanan Kesehatan

    Dalam bidang kesehatan, Muhammadiyah memulai gerakannya dengan mendirikan lembaga Penoeloeng Kesangsaraan Oemoem (PKO) pada 17 Juni 1920. Cikal bakal pendirian PKO adalah sebuah klinik sederhana yang dibangun pada 15 Februari 1923 di Jalan Jagang Notoprajan, Yogyakarta. .

Contoh peran Muhammadiyah dalam bidang kesehatan

  1. Muhammadiyah sebagai pemilik mempunyai sistem kesehatan nasional Muhammadiyah yang dirancang dengan baik dan dapat berjalan sejak dari pusat sampai ke daerah
  2. Statuta yang dibuat sebagai produk hokum, untuk masing-masing daerah agar dapat dimodifikasi sesuai daerah masing-masing tetapi tetap dalam koridor yang ditentukan
  3. Pemimpin yang visioner dan memimpin dengan hati
  4. Ada kesamaan visi antara pemilik, direktur dan komite klinik
  5. Ada manajemen dasar ala Muhammadiyah untuk pelayanan kesehatan yang ada sesuai tipe pelayanan kesehatannya6. Manusia bersumber daya yang ada di rumah sakit dikendalikan perilakunya dengan Sistem Informasi Manajemen dan Klinis,
  6. Kemandirian dalam hal pelayanan artinya mempunyai manusia bersumber daya sendiri, termasuk dokter spesialis

MATERI 2

Peran Muhammadiyah dalam Pemurnian dan Pembaruan Keagamaan
Muhammadiyah dalam Bidang Pemurnian Agama Islam berperan sebagai Pengajar dan Penyebar Agama Islam serta mengajarkan Ilmu Ilmu Agama Islam untuk Generasi Pemuda Muslim Indonesia.
Salah satu ciri yang cukup menonjol dalam gerakan Muhammadiyah adalah gerakan purifikasi (pemurnian0da modernisasi 9pembaruan. 
Purifikasi
Muhammadiyah dikenal dengan gerakan purifikasi, yaitu kembali kepada semangat dan ajaran Islam yang murni dan membebaskan umat Islam dari Tahayul, Bid'ah dan Khurafat. Cita-cita dan gerakan pembaruan yang dipelopori Muhammadiyah sendiri sebenarnya menghadapi konteks kehidupan keagamaan yang bercorak ganda; sinkretik dan tradisional.
Modernisasi
Modernisasi (tajdid) adalah gerakan pembaruan pemikiran Muhammadiyah untuk mencari pemecahan atas berbagai persoalan yang mereka hadapi. Yang merujuk pada Al- Qur'an dan As- Sunnah sebagai titik tolak atau landasan yang sekaligus juga memberi pengarahan, ke arah pemikiran itu harus dikembangkan.


MATERI 3

Profil Jenderal Sudirman


    Jenderal Besar TNI (Anumerta) Raden Soedirman (EYD: Sudirman; 24 Januari 1916 – 29 Januari 1950[a]) adalah seorang perwira tinggi Indonesia pada masa Revolusi Nasional Indonesia. Sebagai panglima besar Tentara Nasional Indonesia pertama, ia adalah sosok yang dihormati di Indonesia. 
    Soedirman menjadi tokoh terkenal dan dikagumi bukan hanya karena dia terpilih menjadi Panglima TNI yang pertama. Bukan hanya karena dia dikenal punya kemampuan strategi tempur yang hebat 
    Sebelum menjadi prajurit TNI, Soedirman adalah seorang pemimpin Pemuda Muhammadiyah dan kepanduan Hizbul Wathan di Karesidenan Banyumas, Jawa Tengah. Berkat kemampuan kepemimpinannya di Pemuda Muhammadiyah, Soedirman terpilih menjadi Komandan PETA daerah Banyumas. 
    Kariernya terus menanjak hingga akhirnya terpilih menjadi Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat (cikal bakal TNI) pada usia 29 tahun dalam musyawarah TKR di Yogyakarta pada 12 Nopember 1945. Soedirman mengalahkan Oerip Soemohardjo, tokoh militer yang usianya jauh lebih senior.

Friday, November 5, 2021

MENGENAL LEBIH DALAM TENTANG HIZBUL WATHAN

MENGENAL LEBIH DALAM TENTANG HIZBUL WATHAN




MATERI 1

MACAM - MACAM TANDA JEJAK

    Tanda jejak adalah sebuah pemberithuan kepada orang lain. Pada saat kita di dalam hutan atau dimana pun, tanda jejak ini berguna apabila kita berada di tengah hutan dan ingin memberitahukan kepada orang lain , sebenarnya tanda jejak ini bukan suatu yang asing bagi kita karna di lingkungan kitapun ada tanda jejak seperti lampu merah ,tanda stop,tanda belok kanan,tanda ada anak-anak dan mazih banyak lagi, tapi di Pramuka seperti ini tanda jejaknya :

    Tanda jejak digunakan sebagai salah satu materi dalam sebuah permainan besar (wide game). Wide game adalah permainan penjelajahan di alam terbuka dalam bentuk mencari jejak (orienteenering) dengan menggunakan tanda-tanda jejak, membuat peta, mencatat berbagai situasi dan dibagi dalam pos-pos.

    Setiap pos berisi tugas atau kegiatan menyelesaikan soal baik dengan menggunakan  morse, semaphore, sandi, tali temali, PPPK maupun berbagai jenis kegiatan lainnya.

    Tanda jejak juga dapat digunakan dalam sebuah kegiatan pengembaraan, penjelajahan, hiking, mendaki gunung, dan berbagai jenis kegiatan di alam bebas lainnya.

    Tanda jejak  adalah tanda untuk menunjukkan sesuatu, apakah itu arah, jalan atau bahkan hal-hal lain tentang peristiwa/kejadian. Dalam ke permukaan tanda jejak selalu bersifat rahasia.

    Untuk membuat tanda jejak, dapat dipakai batu, kayu, ranting, goresan, rumput dan benda-benda lain-lain benda yang dapat dijadikan sebagan tanda.







MATERI 2

ETIKA

    Pengertian etika adalah suatu ilmu tentang kesusilaan dan perilaku manusia di dalam pergaulannya dengan sesama yang menyangkut prinsip dan aturan tentang tingkah laku yang benar. Dengan kata lain, etika adalah kewajiban dan tanggungjawab moral setiap orang dalam berperilaku di masyarakat.

    Etika juga disebut ilmu normative, maka dengan sendirinya berisi ketentuan-ketentuan (norma-norma) dan nilai-nilai yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Etika dirumuskan dalam tiga arti, yaitu;

  • 1. Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak).
  • 2. Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.
  • 3. Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.

Manfaat Etika

  • Dapat menolong suatu pendirian dalam beragam suatu pandangan dan moral.
  • Dapat membedakan yang mana yang tidak boleh dirubah dan yang mana yang boleh dirubah.
  • Dapat menyelesaikan masalah-masalah moralitas ataupun suatu sosial lainnya yang membingungkan suatu masyarakat dengan suatu pemikiran yang sistematis dan kritis.
  • Dapat menggunakan suatu nalar sebagai dasar pijak bukan dengan suatu perasaan yang bikin merugikan banyak orang. Yaitu Berpikir dan bekerja secara sistematis dan teratur ( step by step).
  • Dapat menyelidiki 

Etika Pelajar saat Di Lingkungan Sekolah

  • Menghormati dan bersikap sopan terhadap guru
  • Selama kita berada dilingkungan sekolah, hormatilah peraturan sekolah. 
  • Bergaullah dengan semua teman, dengan tidak membeda bedakan status teman seperti kaya, miskin, agama dan suku tertentu
  • Sebagai pelajar yang baik harus bersemangat dalam menuntut ilmu, karena dengan ilmu pengetahuan, hidup seseorang akan lebih bermartabat
  • Apabila kalian berdebat dengan teman, janganlah ingin menang sendiri, hargailah pendapat orang lain.

MATERI 3

Sketsa dan Peta Wilayah

Pengertian sketsa
    Sketsa adalah gambar yang dibuat tanpa pengukuran langsung di lapangan dan hanya menggambarkan seperti yang ada dalam pikiran (peta mental). Sketsa disebut juga dengan istilah denah. Sketsa/denah menggambarkan lokasi suatu tempat yang wilayahnya relatif sempit tanpa memperhatikan skala seperti peta. Sketsa sendiri merupakan asal muasal dari peta.
Sketsa merupakan gambaran kasar tentang suatu wilayah berdasarkan hasil pengamatan langsung kelapangan.
Perbedaan peta sama sketsa ; peta di buat dengan ukuran yang sebenernya  dengan mengunakan skala, sketsa adalah gamabaran kasar yang di olah menjadi suatu peta dengan mengunakan skala yang sebenarnya.

Unsur-unsur sketsa
  1. Judul sketsa, judul sketsa biasanya cakupannya lebih sempit daripada peta. Contoh: sketsa ruang kelas 7A, sketsa rumah hingga sekolah, dan lain-lain.
  2. Orientasi arah, seperti pada peta, orientasi arah sketsa biasanya digambar menggunakan anak panah dengan arah orientasi adalah utara, tetapi lebih fleksibel karena tidak ada aturan baku.
  3. Garis Tepi, garis tepi berfungsi sebagai pembatas daerah, agar sketsa lebih fokus serta terlihat rapi dan indah.
  4. Simbol, simbol sketsa lebih sederhana daripada simbol peta. Umumnya berbentuk garis, persegi, segitiga, dan lain-lain.
  5. Keterangan, keterangan sketsa berisi keterangan simbol yang digunakan pada sketsa.

Tahap pembuatan peta
  • Pertama, tentukan objek geografi yang ingin di gambar,
  • Kedua, persiapkan peta dasar, yakni peta sebagai dasar untuk meletekan objek-objek geografi,
  • Ketiga, kumpulakan informasi mengenai objek geografi itu,
  • Keempat, harus menentukan simbol yang akan dipakai,
  • Kelima, gambarlah sesuai dengan aturan kartografi.

Membuat sketsa dan panorama
  • Obyek yang menjadi target titik tengah atau sentral.
  • Obyek yang bersifat permanen, tidak pindah tempat /hilang dalam situasi normal. Misal : gunung, sungai, danau, pohon
  • Obyek yang tidak permanen tidak perlu Digambar.
  • Bentuk yang rumit umumnya disederhanakan.
  • Obyek yang terlalu kecil biasanya tidak Digambar.
  • Benda yang jumlahnya banyak dan rapat Digambar dalam satu kelompok objek, seperti pegunungan, perbukitan dan hutan pepohonan.  






Sunday, October 3, 2021

SHALAT JENAZAH


MATERI 1

Shalat Jenazah

    Salat jenazah  adalah jenis salat yang dilakukan untuk jenazah muslim. Setiap muslim yang meninggal baik laki-laki maupun perempuan wajib disalati oleh muslim yang masih hidup dengan status hukum fardu kifayah. Nabi Muhammad tidak pernah mau menyalatkan jenazah yang meninggal masih memiliki utang dan mati karena bunuh diri, tetapi wajib disalatkan oleh umatnya atau masyarakat umum.

    Gerakan salat jenazah berbeda dengan gerakan salat pada umumnya. Pada salat jenazah, gerakan yang dilakukan hanyalah berdiri tegak. Salat jenazah diawali dengan gerakan takbir sebanyak empat kali. Perbedaan antara salat jenazah bagi jenazah laki-laki dan wanita hanya terletak pada posisi imam. Bagi jenazah laki-laki, imam akan berada di posisi samping kepala, sedangkan bagi wanita posisi imam di bagian pinggang.[


Beberapa cara mentalqin muslim yang akan meninggal

    Mentalqin adalah menuntun seseorang yang akan meninggal dunia untuk mengucapkan kalimat syahadat Laa Ilaaha Illa Allah. Mentalqin seseorang yang akan meninggal dunia disunnahkan bagi orang yang ada di sisi orang yang akan meninggal dunia, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam:

Tuntunlah seseorang yang akan meninggal dunia untuk mengucapkan kalimat: ‘Laa ilaaha illa Allah’”

    Imam Al Qurthubiy berkata: “Para ulama’ kami mengatakan bahwasanya mentalqin orang yang akan meninggal dunia adalah merupakan sunnah dari para pendahulu ummat ini, yang kemudian diamalkan oleh kaum muslimin hingga saat ini. Tujuannya adalah agar akhir ucapan yang keluar dari orang yang akan meninggal dunia adalah “Laa ilaaha illa Allah”. Sehingga dia menjadi orang yang berbahagia karena termasuk dalam golongan orang yang akan masuk surga


MATERI 2

Hal Yang Diperhatikan Saat Kematian Seseorang

    Sholat jenazah juga merupakan salah satu kewajiban umat Islam terhadap jenazah dan hukumnya fardhu kifayah. Arti fardhu kifayah adalah kewajiban yang bersifat kolektif, artinya kewajiban ini dianggap sudah terpenuhi bila di dalam suatu wilayah ada beberapa orang yang melakukannya. Namun jika tak ada yang menjalankannya :

Memejamkan mata jenazah

Setelah seseorang meninggal dunia, segeralah memejamkan matanya dan mendoakannya

Menutupi seluruh tubuh sang jenazah

Menutup seluruh badan jenazah dengan pakaian (kain), selain pakaian yang dikenakannya.

Menyegerakan pemakaman

Hukum mengurus jenazah adalah menyegerakan pemakaman jika telah nyata kematiannya.

Melunasi hutang-hutang sang jenazah

Hendaklah keluarga atau kerabat sang jenazah melunasi hutang-hutang sang jenazah dari harta yang dimiliki. Apabila sang jenazah tidak meninggalkan harta atau tidak mampu, hendaklah negara yang menanggungnya jika terbukti sang jenazah semasa hidupnya telah berusaha untuk melunasi seluruh hutangnya.

Mengumumkan kepada kerabat dan teman-temannya

Wednesday, September 1, 2021

TAUHID MULKIYAH



MATERI 1

Pengertian Tauhid

    Dari segi bahasa ‘mentauhidkan sesuatu’ berarti ‘menjadikan sesuatu itu esa’. Tauhid (Arab :توحيد) dilihat dari segi Etimologis yaitu berarti ”Keesaan Allah”, mentauhidkan berarti mengakui keesaan Allah; mengesakan Allah atau mengiktikadkan bahwa Allah SWT itu Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya.

    Tauhid diambil kata : Wahhada Yuwahhidu Tauhidan yang artinya mengesakan. Satu suku kata dengan kata wahid yang berarti satu atau kata ahad yang berarti esa. Dalam ajaran Islam Tauhid itu berarti keyakinan akan keesaan Allah. Kalimat Tauhid ialah kalimat La Illaha Illallah yang berarti tidak ada Tuhan melainkan Allah.Dari segi syari’ tauhid ialah ‘mengesakan Allah didalam perkara-perkara yang Allah sendiri tetapkan melalui Nabi-nabi Nya.


Pengertian Tauhid Mulkiyah

    Mulkiyah (dari kata Mulk: Kerajaan) merupakan gambaran Allah yang Kekal sebagai Al-Malik (Raja/Penguasa) di Alam Semesta. Semua kejadian pada alam semesta merupakan pelaksanaan dari KehendakNya sesuai Rubbubiyah Allah. Penciptaan, Penghancuran dan Pemeliharaan serta Pengaturan Alam Semesta yang dilakukan oleh Allah sesuai dengan kehendakNya sebagai Sang Raja.

    Pada pelaksanaannya, Mulkiyah Allah dilakukan oleh para Rasul yang diberi mandat sebagai Wakil Allah di muka bumi, untuk selanjutnya diteruskan oleh para Kalifah, sehingga manusia tetap bertindak sesuai prinsip-prinsip Allah dalam Rubbubiyah-Nya. Kekalifahan terdiri dari berbagai wilayah yang dipimpin oleh Imam (Pemimpin ummat), Amir(pemerintah / eksekutif), Wali(pemimpin regional / lokal) atau Sultan (pemimpin militer), tetapi mengakui hanya satu Kalifah sebagaimana halnya raja-raja Indonesia dahulu mengakui para Khalifah dari dinasti Ottoman sebagai pemimpin ummat Islam.

    Melalui sifat mulkiyah-Nya,Allah berhak menentukan apa saja untuk makhluk-Nya. Sebagai pemilik segala yang ada,Allah ada raja atau penguasa. Raja menjadi berfungsi sebagai penguasa manakala ia adalah pemimpin yang harus dipatuhi. Allah menjelaskan sifat-Nya sebagai pemimpim (Al-Waliyy) absolut alam semesta.

    Keberadaan keyakinan mulkiyah ini membedakan antara pribadi muslim dan bukan muslim. Orang-orang kafir menolak kepemimpinan Allah dan menolak hukum Allah. Kehidupan mereka hanyalah berorientasi kehidupan dunia belaka. Pemimpin mereka adalah thagut. Sebagai konsekuensi kepemimpinan thagut,dalam bertakhim mereka mengikuti syariat thagut dengan meninggalkan syariat Allah.


MATERI 2


Aplikasi Tauhid dalam Kehidupan

    Contoh penerapan tauhid dalam kehidupan sehari hari adalah dengan selalu mentaati perintah Nya dan menjauhi larangan Nya, seperti beribadah, puasa, nadzar, berdoa hanya kepada Allah, ibadah apapun yg dilakukan semata mata diniatkan hanya karna Allah, tidak berlebih-lebihan dalam mencintai sesuatu. Tawakal dan bersabar dalam menghadapi musibah.

    Aplikasi secara sederhana dari kalimat tauhid “laa ilaaha illallah” adalah keyakinan yang mutlak yang patut kita tanamkan dalam jiwa bahwa Allah Maha Esa dalam hal mencipta dalam penyembahan tanpa ada sesuatu pun yang mencampuri dan tanpa ada sesuatu pun yang sepadan dengan-Nya kemudian menerima dengan Ikhlas akan apa-apa yang berasal dari-Nya baik berupa perintah yang mesti dilaksanakan ataupun larangan yang mesti di tinggalkan semua itu akan mudah ketika hati ikhlas mengakui bahwa Allah SWT itu Maha Esa.


Contoh pengamalan tauhid Mlkiyah

-menyelesaikan segala urusan baik yang ada di langit maupun dibumi

-membenarkan adanya hari akhir

-membalas segala perbuatan makhluk-Nya


Makna tauhid mulkiyah yang benar

    Tauhid mulkiyah adalah meng-esa-kan Allah dalam segala perbuatan-Nya di akhirat kelak. Atau dengan kata lain tauhid mulkiyah adalah menetapkan keesaan Allah dalam kekuasaan-Nya di akhirat, terutama kekuasaan-Nya dalam menegakkan hari akhir, menyelesaikan segala urusan, menegakkan keadilan dan membalas semua perbuatan.

    Selama ini kita telah mengenal tauhid rububiyah yaitu meng-esa-kan Allah dalam segala perbuatan-Nya. Namun pada kenyataannya penjabaran tauhid rububiyah ini lebih kepada perbuatan Allah di dunia seperti mencipta, menguasai dan mengatur seluruh alam semesta. Sedangkan perbuatan Allah lainnya jarang sekali disebutkan terutama segala perbuatan-Nya di akhirat kelak.

    Oleh sebab itu, memang perlu untuk memisahkan tauhid mulkiyah ini dari tauhid rububiyah. Sebab demikianlah penggunaan kata “Rabb” (Tuhan) dan “Malik” (Raja) lebih dikhususkan dalam Al-Quran, terutama surat pertama dan terakhir.


Fungsi dan Hikmah Tauhid

    Perlu diketahui, bahwa pada hakikatnya tauhid ini bukan hanya sekedar diketahui dan dimiliki oleh seseorang, tetapi lebih dari itu, ia harus dihayati dengan baik dan benar, karena apabila tauhid telah dimiliki, dimengerti, dan dihayati dengan baik dan benar, maka kesadaran seseorang akan tugas dan kewajibannya sebagai hamba Allah akan muncul dengan sendirinya. inilah salah satu manfaat dari ilmu tauhid.

    Selain itu, tauhid juga berfungsi sebagai pembimbimbing umat manusia untuk menemukan kembali jalan yang lurus seperti yang telah dilakukan para Nabi dan Rasul, karena jika diibaratkan sebuah pohon, tauhid adalah pokok akar untuk menemukan kembali jalan Allah, yang dapat membawa umat manusia kepada puncak segala kebaikan



TAUHID ULUHIYAH

 


MATERI 1

Pengertian Tauhid

    Dari segi bahasa ‘mentauhidkan sesuatu’ berarti ‘menjadikan sesuatu itu esa’. Tauhid (Arab :توحيد) dilihat dari segi Etimologis yaitu berarti ”Keesaan Allah”, mentauhidkan berarti mengakui keesaan Allah; mengesakan Allah atau mengiktikadkan bahwa Allah SWT itu Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya.

    Tauhid diambil kata : Wahhada Yuwahhidu Tauhidan yang artinya mengesakan. Satu suku kata dengan kata wahid yang berarti satu atau kata ahad yang berarti esa. Dalam ajaran Islam Tauhid itu berarti keyakinan akan keesaan Allah. Kalimat Tauhid ialah kalimat La Illaha Illallah yang berarti tidak ada Tuhan melainkan Allah.Dari segi syari’ tauhid ialah ‘mengesakan Allah didalam perkara-perkara yang Allah sendiri tetapkan melalui Nabi-nabi Nya.


Pengertian Tauhid Uluhiyah

    Uluhiyah Allah adalah mengesakan seluruh bentuk ibadah kepada Allah, seperti berdo’a, meminta, tawakal, takut, berharap, menyembelih, bernadzar, harapan dalam cinta, dan selainnya dari jenis-jenis ibadah yang telah diajarkan Allah dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Memperuntukkan satu jenis ibadah kepada selain Allah termasuk sikap Zalim yang besar di sisi-Nya yang sering diistilahkan dengan syirik kepada Allah. Dengan mengesakan Allah dengan tauhid uluhiyah-Nya maka, orang tersebut sudah bisa dikatakan orang beriman. Maka tak ayal, banyak ulama yang mengatakan bahwa tauhid uluhiyah memiliki keutamaan yang lebih dan paling penting dalam bertauhid. Berbeda dengan Tauhid rububiyah yang memang dimiliki oleh orang beriman maupun kafir, sehingga tidak menjadikan pelakunya sebagai orang yang beriman kepada Allah.


Contoh Tauhid Uluhiyah

1. Beribadah hanya kepada Allah

2. Takut hanya kepada Allah

3. Mencintai juga karena Allah


Nama-nama lain dari tauhid uluhiyah :

  1. Tauhid Ibadah, karena tauhid uluhiyah mengenai beribadahan / perbuatan hamba kepada Rabbnya
  2. Tauhid Amal, karena bentuk dari tauhid in iadalah amalan – amalan kebajikan yang dilakukan dengan iklas kepada ALLAH
  3. Tauhid at talabi , yaitu permintaan, karena dalam ibadah ada permintaan dan keinginan seorang hamba yang dipanjatkan dalam doa kepada ALLAH ta’ala
  4. Tauhid al Fiil , yaitu perbuatan, karena bentuk dari tauhid ini adalah perbuatan baik dalam hati maupun dalam seluruh anggota tubuh.
  5. Tauhid irodah , yaitu kehendak, karena dalam tauhid ini ditekankan oada keihlaksan untuk beribadah kepada ALLAH Ta’ala. Dan untuk mendapatkan ridhoNYA
  6. Tauhid Qosd, yaitu maksud, karena menjadikan peribadahan yang disertai keiklasan menjadikan ALLAH ta’ala sebagai maksud hidup.


Penyimpangan Tauhid Uluhiyah

    Contoh penyimpangan uluhiyah di antaranya saat kita mengalami musibah di mana ia berharap bisa terlepas dari musibah itu. Lalu orang itu datang kepada seorang dukun. Kita meminta di tempat itu supaya penghuni tempat itu atau sang dukun bisa melepaskannya dari musibah yang sedang menimpanya. Ia berharap dan takut jika tidak terpenuhi keinginannya.


MATERI 2

Dalil naqli  Tauhid Uluhiyah

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱعْبُدُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُمْ وَٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ


Terjemah Arti: Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa,  (Al Baqarah ayat 21)


Perilaku mencerminkan tauhid uluhiyah

    Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari adalah kita hanya melakukan ibada hanya untuk Allah, tidak untuk manusia atau hal lainnya. Ikhlas 100% untuk Allah. Berdoa kepada Allah, meminta kepada Allah, melibatkan Allah dalam semua aktivitas kita. Tidak mendatangi dukun, tidak mempercayai ramalan, dan tidak mencontek saat ujian, karena kita meyakini bahwa Allah Maha Melihat.

Contoh Tauhid Uluhiyah

1. Beribadah hanya kepada Allah

2. Takut hanya kepada Allah

3. Mencintai juga karena Allah


Fungsi dan Hikmah Tauhid

    Perlu diketahui, bahwa pada hakikatnya tauhid ini bukan hanya sekedar diketahui dan dimiliki oleh seseorang, tetapi lebih dari itu, ia harus dihayati dengan baik dan benar, karena apabila tauhid telah dimiliki, dimengerti, dan dihayati dengan baik dan benar, maka kesadaran seseorang akan tugas dan kewajibannya sebagai hamba Allah akan muncul dengan sendirinya. inilah salah satu manfaat dari ilmu tauhid.

    Selain itu, tauhid juga berfungsi sebagai pembimbimbing umat manusia untuk menemukan kembali jalan yang lurus seperti yang telah dilakukan para Nabi dan Rasul, karena jika diibaratkan sebuah pohon, tauhid adalah pokok akar untuk menemukan kembali jalan Allah, yang dapat membawa umat manusia kepada puncak segala kebaikan.




Organisasi Otonom Muhammadiyah

  MATERI 1  Organisasi Otonom Muhammadiyah Organisasi otonom Muhammadiyah terdiri dari 7 bagian, yakni Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyia...