Tuesday, October 6, 2020

ASMAUL HUSNA: AL ‘ALIM DAN AL KHABIR

ASMAUL HUSNA: AL ‘ALIM DAN AL KHABIR


MATERI 1

Pengertian Asmaul Husna

Asmaulhusna (bahasa Arab: الأسماء الحسنى,) adalah nama-nama Allah,, yang indah dan baik. Asma berarti nama (penyebutan) dan husna berarti yang baik atau yang indah, jadi asmaulhusna adalah nama nama milik Allah yang baik lagi indah.

Sejak dulu para ulama telah banyak membahas dan menafsirkan nama-nama ini, karena nama-nama Allah adalah alamat kepada zat yang mesti kita ibadahi dengan sebenarnya. Meskipun timbul perbedaan pendapat tentang arti, makna, dan penafsirannya, akan tetapi yang jelas adalah kita tidak boleh musyrik dalam mempergunakan atau menyebut nama-nama Allah.

Allah memiiki 99 asmaul husna yang dapat digunakan muslim ketika berdoa kepada Allah. Dalam pembelajaran ini kita fokuskan 2 asmaul husna 

Al ‘Alim


Al alim memiliki arti Maha Mengetahui. Allah SWT maha mengetahui baik yang tampak atau yang tidak tampak (ghaib), tidak ada batasan ruang maupun waktu, segalanya diketahui oleh Allah SWTT. Termasuk hal yang akan terjadi. Singkat kata Allah maha mengetahui dan pengetahuan Allah tiada batasnya. Segala aktivitas yang dilakukan oleh makhluk diketahui oleh Allah, bahkan peristiwa yang akan terjadi pun diketahui oleh Allah.

Al Khabir


Al Khabir berarti adalah Dzat yang mengetahui hal-hal yang tersembunyi dan mendetail pada segala sesuatu, Dzat yang ilmu-Nya sampai pada tingkatan meliputi perkara-perkara batin dan yang tersembunyi. Al-Khabir Yang mengetahui mata-mata yang khianat dan juga perkara-perkara yang disembunyikan dalam dada. Dan Dia Maha Mengetahui terhadap jiwa yang memiliki dada

Dalil Naqli : Asmaul Husna Al ‘Alim dan Al Khabir

Asmaul Husna Al ‘Alim

Dalam alquran surat al an’am ayat 59 bisa untuk memperkuat keyakinan tentang Maha Mengetahui Allah SWT.

Berikut bunyi ayat dimaksud.


۞ وَعِندَهُۥ مَفَاتِحُ ٱلْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَآ إِلَّا هُوَ ۚ وَيَعْلَمُ مَا فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ ۚ وَمَا تَسْقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِى ظُلُمَٰتِ ٱلْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِى كِتَٰبٍ مُّبِينٍ

Artinya : “Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" (al an’am ayat 59)

    Ayat diatas menjelaskakn tentang, bagaimana Allah menyuruh kita untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya agar kalian mengetahui ciptaan-Nya baik yang ada dilangit maupun dibumi. Sesungguhnya Allah sangat mrnyukai orang yang rajin mrncari ilmu pengetahuan dan mengamalkannya.

Asmaul Husna Al Khabir


 أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تُتْرَكُوا۟ وَلَمَّا يَعْلَمِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ مِنكُمْ وَلَمْ يَتَّخِذُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَلَا رَسُولِهِۦ وَلَا ٱلْمُؤْمِنِينَ وَلِيجَةً ۚ وَٱللَّهُ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ 


Artinya : “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS At Taubah: 16)

    Dari keterangan ayat di atas dapat disimpulkan bahwa Allah memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk berjihad, setelah itu Dia menjelaskan hikmah yang terkandung di dalam jihad. Yaitu untuk menguji hamba-hamba-Nya, siapakah di antara mereka yang taat kepada-Nya dan siapakah yang durhaka terhadap-Nya. Allah Swt. mengetahui apa yang telah ada, apa yang akan ada, dan apa yang tidak ada; seandainya ia ada, maka apakah yang bakal terjadi? Dia mengetahui sesuatu sebelum kejadiannya dan sesudah kejadiannya menurut apa adanya. Tidak ada Tuhan selain Dia, tidak ada Rabb selain Dia, dan tidak ada seorang pun yang dapat menolak apa yang telah ditakdirkan dan apa yang telah diputuskan­Nya.


MATERI 2

Contoh Perilaku Meneladani Dalil Naqli : Asmaul Husna Al ‘Alim dan Al Khabir

Hal penting yang harus kita lakukan adalah senantiasa merefresh pemaknaan kita terhadap sifat Allah Al Aliim ini. Mengimani asma Allah yang satu ini seharusnya menjadikan kita:

  • Berhati-hati dalam beramal
  • Tidak galau dalam menghadapi masalah
  • Produktif, yakni menghindari sifat malas dan mudah mneyerah.
  • Menegakkan syariat Islam
  • Semangat menuntut ilmu


Perilaku yang dapat diwujudkan bagi orang yang percaya bahwa Allah maha waspada adalah:

  • Berusaha mengenal jati dirinya
  • Mendalami dan mengetahui duduk perkara yang dilakukannya sehingga tidak bertindak keliru
  • Waspada dan cermat dengan apa yang kita lakukan
  • Waspada dan cermat dalam melaksanakan kegiatan disekolah, di rumah maupun tempat umum lainnya
  • Akan mendapatkan hasil yang maksimal


Hikmah Meyakini Asmaul Husna

Dengan meneladani dan meyakini asmaul husna kita dapayt menjadi manusia yang lebih baik dan memperoleh hikmah antara lain :

  • 1.mendekatkan diri kepada Allah SWT
  • 2.Untuk pertahanan dan keselamatan.
  • 3.Untuk kebahagiaan dunia dan akhirat.
  • 4.Untuk kesejahteraan anak cucu, dan kelapangan rezeki Anda.(membuka pintu rezeki)
  • 5.Ketenangan Jiwa.
  • 6.menyembuhkan penyakit
  • 7.Dapat melindungi kita ketika berniat berbuat maksiat
  • 8. memperoleh kemudahan


No comments:

Organisasi Otonom Muhammadiyah

  MATERI 1  Organisasi Otonom Muhammadiyah Organisasi otonom Muhammadiyah terdiri dari 7 bagian, yakni Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyia...